Mantan ketua DPRD kabupaten Tolitoli periode 1999- 2004 Moh Randy saputra mengapresiasi kinerja direktorat narkoba polda sulteng berhasil menangkap pelaku peredaran narkoba jenis shabu shabu sebanyak 2 kilogram di kecamatan lampasio malam minggu 18/4/2026 beberapa hari lalu,ini salah satu yang mempengaruhi ekonomi di kota cengkeh” Kata Randy Saputra pada hari rabu (22/4/2026).
Lebih jauh di jelaskan bahwa Narkoba merupakan ancaman serius bagi ketahanan ekonomi, baik dalam skala rumah tangga maupun negara. Dampaknya mencakup kerugian produktivitas, beban finansial, hingga melemahkan stabilitas pembangunan.
Penyalahgunaan narkoba di Indonesia ditaksir menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp 84 triliun per tahun.
Pemerintah daerah Tolitoli dalam catatan menjadi sasaran jaringan mafia internasional terbukti beberapa waktu lalu polres Tolitoli bekuk shabu 30 kg asal Nunukan namun warga Tolitoli sebagai kurir menanggung akibat di kini jalani hukuman pidana seumur hidup sebelum nya jaksa tuntut hukuman mati.
Pada saat yang sama bupati Tolitoli Amran Hi Yahya telah bentuk satgas narkoba kabupaten Tolitoli namun masyarakat belum melihat kinerja satgas ini,jelas saat ini Darurat narkoba untuk kabupaten Tolitoli perlu sinergitas semua elemen yang ada untuk perangi narkoba,kepolisian tidak bisa ungkap jika tidak ada keterlibatan dari warga masyarakat ini tanggung jawab kita semua yang ada”Kata kapolres Tolitoli beberapa waktu yang lalu
Armen djaru








