Buol, TabeNews.com – Pemerintah Kabupaten Buol memastikan seluruh anak-anak yang sempat menjadi korban keracunan makanan pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah pulih sepenuhnya dan kembali ke rumah masing-masing.
Bupati Buol, Risharyudi, menyampaikan rasa syukur atas kondisi para pasien yang kini telah dinyatakan sehat setelah menjalani perawatan medis.
“Alhamdulillah semua anak-anak pasien keracunan MBG sudah sembuh dan pulang ke rumah masing-masing,” ujar Bupati Buol, Risharyudi. Pada media Jum’at (30/1/26).
Pasca kejadian tersebut, Pemda Buol melalui Satuan Tugas SPPG bersama seluruh pihak terkait langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan evaluasi menyeluruh serta memperketat pengawasan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), baik di lokasi kejadian maupun di seluruh wilayah Kabupaten Buol.
Menurut Risharyudi, pengawasan akan dilakukan secara lebih ketat dan berlapis, mulai dari pemilihan bahan baku makanan, proses pengolahan dan pemasakan, penyimpanan makanan di box, hingga pendistribusian kepada penerima manfaat MBG.
Selain itu, aspek sarana dan prasarana juga menjadi perhatian serius, termasuk kondisi alat dapur, alat masak, air pencucian, sanitasi, serta standar kebersihan lainnya.
“Kami akan menempatkan pegawai, baik PNS, PPPK, maupun tenaga paruh waktu untuk secara khusus mengawasi SPPG. Semua proses akan diawasi ketat agar sesuai standar kesehatan dan kelayakan konsumsi,” tegasnya.
Bupati Buol menegaskan, kejadian keracunan massal yang terjadi sebelumnya menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak agar tidak terulang kembali di masa mendatang.
“Kita semua tidak ingin terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) seperti keracunan massal kemarin, ataupun keracunan tunggal, maupun makanan yang tidak layak disajikan,” tambahnya.
Meski demikian, Risharyudi memastikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Buol tetap akan dilaksanakan, namun dengan sistem pengawasan yang jauh lebih ketat dan terintegrasi.
“InsyaAllah MBG di Buol tetap dilaksanakan, tetapi dengan pengetatan pengawasan yang lebih baik demi keamanan dan kesehatan anak-anak kita,” pungkas Bupati Buol.
Pemerintah Kabupaten Buol berharap, dengan langkah evaluasi dan pengawasan yang diperketat, Program MBG dapat kembali berjalan optimal serta benar-benar memberikan manfaat gizi yang aman dan berkualitas bagi seluruh penerima.
Redaksi









