Gorontalo

Puluhan Mahasiswa Terobos Masuk Kantor Bupati Gorontalo Utara, Desak Pj Bupati Temui Massa Aksi

426
×

Puluhan Mahasiswa Terobos Masuk Kantor Bupati Gorontalo Utara, Desak Pj Bupati Temui Massa Aksi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Gorontalo,Tabenews.Com– Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Paguyuban Se-Gorontalo Utara (APGU) menerobos masuk ke dalam Kantor Bupati Gorontalo Utara, Senin (17/03/2025). Mereka menuntut Pj Bupati Gorontalo Utara segera keluar menemui massa untuk mendengarkan aspirasi secara langsung.

Massa yang sudah geram terus melakukan orasi bahkan sampai di lantai dua kantor bupati. Dalam orasinya, mereka mengancam akan mengobrak-abrik kantor bupati jika Pj Bupati tidak juga keluar menemui mereka.

Advertising
banner 325x300
Advertising

Dalam aksinya, massa membawa sejumlah tuntutan penting, di antaranya soal transparansi anggaran hibah untuk PSU, kerusakan lingkungan, dan permasalahan di sektor pendidikan. Hal ini disampaikan oleh salah satu orator aksi, Wawan Gobel.

“Kedatangan kami adalah panggilan hati, menuntut Pemerintah Daerah membuka secara terang benderang rincian anggaran hibah yang dikeluarkan untuk PSU. Rakyat Gorontalo Utara berhak tahu pos-pos anggaran ini kemana saja. Jangan sampai ada penyelewengan, apalagi saat ini kita dihadapkan pada pelaksanaan PSU di tengah kondisi keuangan daerah yang lemah,” tegas Wawan.

Wawan juga menambahkan bahwa transparansi anggaran bukan hanya untuk kepentingan PSU, tetapi juga untuk memastikan hak-hak rakyat tidak dikorbankan. Ia menyoroti persoalan banjir yang tak kunjung teratasi, gaji pegawai yang sering terlambat, hingga beasiswa daerah yang nasibnya tidak jelas.

“Kami ingin memastikan anggaran hibah ini bukan diambil dari hak-hak rakyat. Banyak masalah di daerah ini yang harusnya jadi perhatian serius pemerintah. Jangan sampai beasiswa untuk mahasiswa malah dialihkan ke PSU. Rakyat butuh kejelasan dan jaminan soal ini,” tegasnya lagi.

Sementara itu, orator lainnya, Ramdan, menyoroti soal kerusakan lingkungan yang kian parah di Gorontalo Utara. Menurutnya, banjir yang terus terjadi setiap musim hujan adalah bukti nyata lemahnya komitmen pemerintah dalam menjaga lingkungan.

“Pemda harus tegas dan berani mengevaluasi perusahaan-perusahaan yang ada di Gorontalo Utara. Jangan sampai banjir ini karena hutan kita gundul akibat aktivitas mereka. Kami minta pemerintah menyatakan sikap terbuka kepada rakyat, bahwa mereka benar-benar punya komitmen menjaga lingkungan. Jika perusahaan-perusahaan ini melanggar, rakyat sendiri yang akan bertindak,” tegas Ramdan di tengah orasi.

Hingga berita ini diterbitkan, massa aksi masih bertahan di dalam Kantor Bupati Gorontalo Utara, menunggu kehadiran langsung dari Pj Bupati untuk memberikan jawaban atas tuntutan mereka.

Example 468x60
Example 120x600