Buol TabeNews.com – Pemerintah Kabupaten Buol terus mematangkan persiapan kegiatan refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Buol yang akan digelar pada 20 Februari 2026. Agenda yang mengusung tajuk “Satu Tahun Bowo–Nasir” ini dirancang sebagai momentum evaluasi capaian kinerja pemerintah daerah sekaligus penyampaian laporan pembangunan kepada masyarakat secara terbuka.
Rapat persiapan telah dilaksanakan pada Jumat (13/2/2026) pukul 20.00 WITA di Ruang Rapat Asisten III Lantai I Kantor Bupati Buol. Pertemuan tersebut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah, para Asisten Sekretariat Daerah, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam rapat, disepakati bahwa Bappeda akan bertindak sebagai sekretariat pelaksana yang mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pengumpulan data, penyusunan materi refleksi, hingga finalisasi konten publikasi.
Seluruh OPD diminta menyerahkan data capaian program prioritas selama satu tahun terakhir, lengkap dengan dukungan dokumentasi visual berupa foto, video, dan produk regulasi seperti Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Bupati (Perbup), serta Surat Keputusan.
Fokus pada Transparansi dan Akuntabilitas
Kegiatan refleksi ini difungsikan sebagai ruang akuntabilitas publik. Pemerintah daerah menegaskan bahwa masyarakat berhak mengetahui perkembangan pelaksanaan program, realisasi anggaran, inovasi kebijakan, hingga tantangan yang dihadapi selama tahun pertama kepemimpinan.
Selain paparan narasi capaian, Pemda Buol juga menyiapkan konten audio visual yang akan menampilkan progres pembangunan di berbagai sektor strategis, antara lain:
1. Pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah
2. Penguatan layanan kesehatan dan pendidikan
3. Pemulihan ekonomi serta pemberdayaan UMKM
4. Program sosial dan perlindungan masyarakat
5. Transformasi digital dan tata kelola pemerintahan.
Diskominfo akan memimpin pengemasan materi publikasi agar informasi dapat disampaikan secara informatif, mudah dipahami, dan menjangkau masyarakat luas melalui berbagai kanal komunikasi.
Finalisasi seluruh materi dan kesiapan teknis kegiatan ditargetkan rampung pada 18 Februari 2026. Tahapan ini mencakup verifikasi data OPD, sinkronisasi narasi capaian, serta penyempurnaan bahan tayang untuk acara puncak.
Momentum refleksi juga dimaknai sebagai upaya memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah. Pemda Buol menekankan pentingnya kolaborasi antarsektor agar program pembangunan berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Buol berharap kegiatan “Satu Tahun Bowo–Nasir” tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi tradisi pemerintahan yang mendorong evaluasi kinerja, transparansi kebijakan, dan partisipasi publik dalam pembangunan daerah.
Redaksi









