Gorontalo

Pembuangan Limbah Tong Emas di Desa Balayo Mencemari Pemukiman, Warga Takut Menyuarakan Protes

364
×

Pembuangan Limbah Tong Emas di Desa Balayo Mencemari Pemukiman, Warga Takut Menyuarakan Protes

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pohuwato, Tabenews.Com — Pengelolaan limbah dari tong (tangki) emas yang menggunakan bahan kimia berbahaya di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato, mulai menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga. Aktivitas ini diduga kurang mendapat pengawasan dari pihak kepolisian dan pemerintah daerah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengelolaan tong emas tersebut diduga mendapat perlindungan dari seorang anggota LSM yang juga bekerja di salah satu institusi kepolisian di Polda Gorontalo. Hal ini membuat warga semakin takut untuk menyuarakan protes terhadap pencemaran lingkungan yang terjadi.

Advertising
banner 325x300
Advertising

Lokasi pembuangan limbah berada sekitar 20 meter dari pemukiman warga dan sering kali meluap hingga ke sungai yang menjadi sumber air bagi masyarakat Desa Balayo. Bahkan, menurut salah seorang warga lokal yang enggan disebutkan namanya, limbah ini juga berasal dari pemasok luar Kabupaten Pohuwato yang membawa hasil tambang untuk diolah di lokasi tersebut.

“Setiap kali hujan deras, limbah ini meluap dan mengalir ke sungai. Kami khawatir karena banyak warga yang masih menggunakan air sungai untuk mandi, mencuci, bahkan untuk kebutuhan ternak,” ujar warga tersebut.

Ahli lingkungan menyatakan bahwa dampak negatif dari limbah ini sangat berbahaya. Selain mencemari aliran sungai, limbah tersebut juga dapat berdampak pada kesehatan warga serta hewan ternak yang bergantung pada sungai sebagai sumber air utama.

Pada 8 Maret 2025, peristiwa banjir menyebabkan tempat penampungan limbah meluap hingga ke pemukiman warga. Warga yang tidak ingin disebutkan namanya itu juga menegaskan bahwa pemerintah dan kepolisian harus segera bertindak.

“Kami meminta agar tempat pengelolaan tong emas yang berada di tengah pemukiman warga ditertibkan, dan oknum LSM yang diduga membekingi lokasi ini diperiksa,” tambahnya.

Warga berharap agar pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi masalah ini demi keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat Desa Balayo.

Sampai dengan terbitnya Berita ini tabenews masih berusaha Mendalami Informasi ini lebih lanjut.

Example 468x60
Example 120x600