Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Uncategorized

Lantik 14 Kades, Amran Yahya Tegaskan: Jabatan Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Rakyat!

15
×

Lantik 14 Kades, Amran Yahya Tegaskan: Jabatan Bukan Kekuasaan, tetapi Amanah Rakyat!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


TOLITOLI, TABENEWS – Bupati Tolitoli H. Amran H. Yahya menegaskan bahwa jabatan kepala desa bukan sekadar posisi kepemimpinan, melainkan amanah rakyat yang harus dibuktikan melalui kerja nyata, pelayanan publik, dan pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Penegasan itu disampaikan saat melantik 14 kepala desa dari Kecamatan Basidondo, Dondo, dan Ogodeide di Lapangan Sentosa, Desa Tinabogan, Kecamatan Dondo, Selasa (13/10/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintahan desa di Kabupaten Tolitoli, sekaligus menandai dimulainya tanggung jawab baru para kepala desa untuk memimpin wilayah masing-masing selama masa jabatan 2026–2034.
Kegiatan berlangsung khidmat dan turut dirangkaikan dengan pelantikan Ketua TP-PKK Desa, Bunda PAUD, serta Tim Pembina Posyandu.
Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan, Ketua DPRD Tolitoli Hj. Sriyanti Dg. Parebba, Wakil Ketua I DPRD, anggota DPRD, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Samsuh, S.Ag., M.Si., unsur Forkopimda dan Forkopimca, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, kepala desa, serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Dalam sambutannya, Amran mengingatkan para kepala desa agar tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan seorang pemimpin desa tidak cukup diukur dari jabatan yang disandang, tetapi dari kemampuan menghadirkan perubahan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Ia menekankan bahwa kepala desa harus mampu membangun komunikasi dengan masyarakat, memberikan pelayanan yang baik, serta menjalankan pemerintahan secara bertanggung jawab.
Bupati juga menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya alam (SDA) secara maksimal dan berkelanjutan. Setiap desa, kata dia, memiliki potensi yang perlu dikembangkan untuk memperkuat perekonomian masyarakat dan mendorong kemajuan daerah.
Karena itu, kepala desa diharapkan tidak hanya menjalankan rutinitas pemerintahan, tetapi juga mampu menggali potensi lokal, menyusun program pembangunan yang tepat sasaran, dan melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan.
Semangat gotong royong juga menjadi perhatian utama. Amran menilai, pembangunan desa tidak dapat berjalan optimal apabila hanya mengandalkan pemerintah tanpa dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.
Di sisi lain, peran organisasi pemberdayaan keluarga dan pelayanan kesehatan masyarakat turut menjadi sorotan dalam pelantikan tersebut.
Ketua TP-PKK Kabupaten Tolitoli, Ny. Hj. Sriyanti Hi. Amran, menegaskan pentingnya sinergi antara TP-PKK, Bunda PAUD, dan Posyandu dengan pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga.
Ia berharap para pengurus yang baru dilantik dapat memperkuat koordinasi dan menjalankan program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga, perlindungan serta pendidikan anak, dan peningkatan kesehatan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Tolitoli, Samsuh, menjelaskan bahwa seluruh tahapan pemilihan kepala desa secara umum telah terlaksana berkat dukungan pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, dan panitia Pilkades.
Ia meminta para kepala desa yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi pemerintahan, membangun komunikasi dengan BPD dan perangkat desa, serta merangkul seluruh elemen masyarakat.
Transparansi, koordinasi, dan keberpihakan terhadap kepentingan warga harus menjadi landasan dalam menjalankan pemerintahan desa.
Adapun 14 kepala desa yang dilantik terdiri atas tiga kepala desa dari Kecamatan Basidondo, tujuh dari Kecamatan Dondo, dan empat dari Kecamatan Ogodeide.
Dari Kecamatan Basidondo, kepala desa yang dilantik adalah Lalu Agus Adi Akbar, S.H., untuk Desa Labonu; Kadim Djawal untuk Desa Galandau; dan Muhammad Tamsir untuk Desa Basi.
Dari Kecamatan Dondo, mereka adalah Rosni, S.Pd., untuk Desa Luok Manipi; Rusliadi untuk Desa Salumbia; Agus M. Asli, S.H., untuk Desa Ogowele; Risman untuk Desa Lais; Rusdi A. Hamid untuk Desa Tinabogan; Irpan untuk Desa Lobuo; serta Idrus, S.Kep., untuk Desa Ogowele Buga.
Sementara itu, dari Kecamatan Ogodeide, kepala desa yang dilantik ialah Mashurin untuk Desa Batuilo; Rusdin untuk Desa Muara Besar; Moh. Nasir untuk Desa Bilo; dan Arifin Hi. Mallu untuk Desa Sambujan.
Pelantikan ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni pergantian kepemimpinan. Para kepala desa kini dihadapkan pada tanggung jawab untuk membuktikan komitmen melalui peningkatan pelayanan, pembangunan yang merata, pengembangan potensi desa, dan penguatan ekonomi masyarakat.
Dengan masa jabatan hingga 2034, masyarakat tentu menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru mampu membawa perubahan nyata. Amanah rakyat, transparansi, dan gotong royong menjadi modal penting untuk mewujudkan desa yang lebih maju dan sejahtera di Kabupaten Tolitoli.

Fajrin /tabenews

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600
banner 325x300