TABEnews — Korban penembakan jamudin 41 tahun asal dari Desa Malangga kecamatan Galang pukul 13.40 wita selasa (15/4/2025) akan di lakukan oprasi pengangkatan peluru yang masih bersarang di pelipis kiri koban yang di tembak secara sengaja oleh pelaku seseorang yang di kenal korban bernama syamsu alias papa Dandi 40 tahun yang terjadi di malangga pada awal maret lalu.
Sejak tadi malam kami dari Malangga sudah di RSU Mokopido,dan sudah puasa sejak tadi malam,karena menurut pihak Rumah sakit minta kepada korban jamudin puasa, sebelum di lakukan oprasi pengangkatan peluru di pelipis kirinya”Kata Ahmad 53 tahun saudara kandung dari Jamudin
Informasi yang di dapat media pihak reskrim polres Tolitoli mulai memanggil pihak pihak yang terkait atas peristiwa perkara penembakan secara segaja yang di lakukan oleh lelaki asal palu syamsu alias papa Dandi 40 tahun,”Besok saya sudah di panggil di hadapan penyidik”Kata Baco 58 tahun selaku saksi..
Semua keluarga ada hadir di ruang oprasi RSU Mokopido siang ini,sangat di sayang kan pihak pemerintah Desa dari malangga tak satupun yang datang termasuk pihak dari reskrim polres Tolitoli,namun dengan adanya proses hukum yang mulai di lakukan besok keluarga jamudin korban tembak mulai menunjukkan sikap puas karena bagaimanapun peristiwa ini di lakukan pelaku secara sengaja di mana senapan angin yang di pakai saat ini memakai teleskop dengan jarak 20 meter tidak mungkin tidak bisa bedakan badan jamudin dengan burung Enggang atau burung Alo
Cerita yang sebenarnya korban penembakan ‘Jamudin 41 tahun menuturkan jika penembakan itu terjadi tidak ada unsur kelalaian pelaku tetapi faktor kesengajaan,karena dua hari sebelum kejadian pelaku sudah di ingatkan agar tidak melakukan penembakan burung ‘enggang’ di salah satu pohon di batas kebun,ketika korban jamudin panjat pohon untuk jerat burung enggang pelaku menembak dari jarak sekitar 20 meter pada tembak pertama korban jamudin berteriak dari atas pohon dan dia yakin pelaku mendengarnya,namun pelaku menarik pelatuk senapan angin yang ke dua kalinya dan peluru memgenai pelipis kiri korban jamudin,semoga kejadian ini tidak menimpa warga lain cukup saya saja”Kata Jamudin
Dan berharap kepada pihak keluarga besar nya yang ada di malangga untuk tenang tidak saling hasut dan percayakan pihak kepolisian polres Tolitoli menyelesaikan perkara ini..









