Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Dikbud

Kadis Dikbud Buol Minta Petugas MBG Lebih Profesional Usai Temuan Telur Busuk di SDN 2 Bokat

111
×

Kadis Dikbud Buol Minta Petugas MBG Lebih Profesional Usai Temuan Telur Busuk di SDN 2 Bokat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol TabeNews.com — Temuan telur rebus busuk dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Bokat, Kabupaten Buol, menuai perhatian serius dari berbagai pihak. 

Salah satu wali murid sebelumnya mengeluhkan kualitas telur yang diterima anak-anak mereka, yang diketahui tidak layak konsumsi karena mengeluarkan aroma tidak sedap.

Advertising
banner 325x300
Advertising

Peristiwa tersebut diketahui saat orang tua hendak memberikan makanan tersebut kepada anaknya pada malam hari. Sebelumnya, paket Makan Bergizi Gratis dibagikan kepada siswa pada pagi hari di sekolah, dan telur rebus itu dibawa pulang ke rumah.

“Telur itu baru kami ketahui busuk saat akan dimakan malam hari. Baunya sudah menyengat, sehingga tidak jadi dikonsumsi anak,” ungkap salah satu wali murid.

Para wali murid pun berharap agar petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya yang menangani Program MBG, dapat lebih selektif dalam memilih bahan makanan. 

Mereka menilai kejadian ini sangat berisiko terhadap kesehatan anak-anak sekolah dan tidak boleh terulang.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Buol, Muhamad Singara, saat dikonfirmasi media, menegaskan pentingnya profesionalisme dan ketelitian dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

“Intinya, pihak-pihak yang terkait dengan kegiatan ini harus lebih profesional dan betul-betul selektif dalam menempatkan orang yang bertugas untuk program ini,” tegas Muhamad Singara. Saat di konfirmasi media senin (26/1/26).

Ia menekankan bahwa program MBG merupakan program strategis yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan kualitas gizi peserta didik, sehingga seluruh tahapan pelaksanaannya harus dijalankan secara bertanggung jawab, mulai dari pengadaan bahan makanan hingga pendistribusian.

Para wali murid berharap dengan adanya perhatian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol, ke depan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih baik, aman, dan sesuai dengan tujuan awal program, yakni menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Redaksi

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600