Buol TabeNews.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol menggelar Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) tingkat Kabupaten Buol yang diikuti sebanyak 92 peserta dari berbagai satuan pendidikan se-Kabupaten Buol, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di SMP Negeri 1 Buol, Kelurahan Leok I, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol tersebut berlangsung selama dua hari, mulai Jumat hingga Sabtu, 22–23 Mei 2026.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Direktorat KSBSTK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Nur Afrizal Setiawan, perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Dikbud Buol Muhamad Singara, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Bakir A. Madjo, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Buol, jajaran staf Dikbud Buol, serta seluruh peserta seleksi substansi bakal calon kepala sekolah.
Dalam keterangannya, Nur Afrizal Setiawan mengatakan bahwa seleksi substansi merupakan bagian penting dalam menentukan kualitas calon pemimpin sekolah di masa depan.
“Seleksi ini menjadi tahapan strategis untuk melahirkan kepala sekolah yang memiliki kompetensi manajerial, kepemimpinan, dan kemampuan pengembangan pendidikan yang baik. Kepala sekolah harus mampu menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas dalam proses seleksi agar menghasilkan calon kepala sekolah yang benar-benar berkualitas dan siap menjalankan tugas di lingkungan pendidikan.
Sementara itu, Muhamad Singara dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan seleksi substansi BCKS merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Buol.
Menurutnya, kepala sekolah memiliki peran sentral dalam membangun budaya pendidikan yang maju, disiplin, serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas dan berdaya saing.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti tahapan seleksi ini dengan sungguh-sungguh. Kepala sekolah bukan hanya jabatan administratif, tetapi pemimpin pendidikan yang menentukan arah dan kualitas sekolah,” katanya.
Muhamad Singara juga menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan profesional guna mendapatkan figur kepala sekolah yang benar-benar layak memimpin satuan pendidikan di Kabupaten Buol.
Di kesempatan yang sama, Bakir A. Madjo menyampaikan bahwa peserta yang mengikuti seleksi berasal dari berbagai jenjang pendidikan dan telah melalui tahapan administrasi sebelumnya.
Ia menjelaskan, selama dua hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai tahapan penilaian substansi yang mencakup kompetensi kepemimpinan, manajerial, pengembangan karakter, serta wawasan pendidikan.
“Seleksi ini diharapkan dapat menghasilkan calon kepala sekolah yang mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin berkembang dan kompetitif,” ujarnya.
Pelaksanaan seleksi berlangsung tertib dengan pengawasan dari panitia dan tim pelaksana sebagai bentuk upaya menjaga kredibilitas dan kualitas proses penjaringan bakal calon kepala sekolah di Kabupaten Buol.
Peserta yang dinyatakan lolos nantinya akan diumumkan langsung oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berdasarkan hasil akhir seleksi substansi BCKS yang telah dilaksanakan.
Redaksi










