Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
banggai

Kades di Luwuk buat grup WhatApp untuk komunikasi langsung dengan masyarakat

291
×

Kades di Luwuk buat grup WhatApp untuk komunikasi langsung dengan masyarakat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Luwuk, TABEnews | 
Pemerintahan setiap pemimpin seringkali mendapatkan pujian, saran namun kadang tak jarang berupa kritikan tajam di alamatkan kepada sang pemimpin tersebut.
Hal tersebut sejatinya hal yang positif demi membangun kultur yang konstruktif, terkait hal itu apa yang di lakukan Kades Louk Marwati Hi Harun, S.sos Kecamatan Luwuk Timur Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah, dimana sejak 4 tahun yang lalu dirinya membuat sebuah inovasi dalam komunikasi ke masyarakat dengan membuat Group WhatsApp bagi warga desanya yang ingin menyampaikan berbagai permasalahan terkait pelayanan, pembangunan dan lainnya.
Kepada Tabenews, WhatsApp Kades Wanita yang dikenal pekerja keras tersebut menegaskan apa dan bagaimana hingga dirinya membuat inovasi tersebut,” kata Marwati saya buat group agar saya tahu apa keluhan masyarakat, kejadian- kejadian yang ada semisal warga sakit meninggal dunia serta hal yang pokok apa yang terjadi dimasyarakat mereka bisa sampaikan dan memberikan saran untuk desa, karena ada 3 dusun saya kades perempuan, untuk kegiatan malam hari tidak bisa karena situasi dan kondisi,” ungkapnya.
Lebih lanjut Marwati Hi Harun menjelaskan bahwa contoh permasalahan yang sering di laporkan adalah Air macet 1, minuman keras, kenalpot mengganggu ketertiban ada angin- angin kencang mereka sampaikan di WA tersebut,” ujarnya.
Permasalah tersebut bisa segera di respon karena di group ini ada Camat, Babinsa, Babinkamtibmas, BPD serta Karang Taruna, Aparat desa serta para kader, juga termasuk saya jadi kami segera bisa mengatasi dan mencari solusinya,” imbuhnya.
Saat di minta menjawab apa tanggapan masyarakat terkait adanya group WhatsApp ini, kades Louk Marwati Hi Harun,S.sos mengatakan tanggapannya mereka senang karena di wa itu bisa terjalin silahturahim, bercanda, bisa jual dagangan atau bisnis dan walaupun saling mengkritik tapi tetap bersatu membangun desa karena desa ini bukan milik kades tapi milik kita bersama jadi menjaganya bersama-sama sementara kades sebagai penanggung jawab wilayah,” pungkasnya.rahmad

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600