Uncategorized

Intan Permata Sari S.Pd Minta Restu ke Raja Tolitoli, Siap Maju Calon Kades Bajugan

332
×

Intan Permata Sari S.Pd Minta Restu ke Raja Tolitoli, Siap Maju Calon Kades Bajugan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Advertising
banner 325x300
Advertising

Tolitoli, TABEnews.com,– Langkah politik baru muncul di Desa Bajugan, Kecamatan Galang. Intan Permata Sari, S.Pd, resmi menyatakan kesiapannya maju dalam pemilihan kepala desa antar waktu (PAW) Bajugan dengan terlebih dahulu meminta restu kepada Raja Tolitoli, H Moh Saleh Bantilan.

Dalam pertemuannya dengan Raja, Intan menegaskan bahwa niatnya maju bukan semata ambisi pribadi, melainkan panggilan hati untuk membangun kampung kelahirannya. “Saya terpanggil untuk membangun kampung saya, makanya saya ikut mendaftar sebagai salah satu calon,” ujarnya usai silaturahmi.

Langkah Intan meminta restu ini menjadi sorotan karena memperlihatkan penghormatan kepada nilai adat dan kearifan lokal yang masih sangat dijunjung tinggi di Tolitoli. Tradisi ini diyakini sebagai wujud etika politik yang jarang dilakukan oleh calon pemimpin desa di era sekarang.

Intan juga menegaskan bahwa dirinya akan berkompetisi secara sehat. Menurutnya, demokrasi desa harus menjadi ajang adu gagasan, bukan ajang saling menjatuhkan. “Saya siap menerima hasil apapun, yang penting semua proses berjalan fair dan masyarakat mendapatkan pemimpin yang terbaik,” katanya.

Pilkades antar waktu Desa Bajugan ini akan menentukan tiga calon terbaik yang selanjutnya dipilih warga. Proses seleksi ketat dilakukan untuk memastikan hanya calon dengan kapasitas dan komitmen tinggi yang bisa melaju ke tahap akhir.

Warga Bajugan sendiri menyambut positif keikutsertaan Intan. Beberapa tokoh masyarakat menilai kehadiran figur perempuan muda ini menjadi angin segar dalam kontestasi politik desa, apalagi latar belakang pendidikannya sebagai sarjana pendidikan dianggap bisa membawa perubahan dalam pembangunan sumber daya manusia.

Selain itu, Intan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, tokoh adat, dan generasi muda. Baginya, pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal bagaimana masyarakat desa dapat berdaya dan mandiri.

Pilkades antar waktu Desa Bajugan diperkirakan berlangsung ketat. Nama-nama lain yang disebut-sebut bakal maju juga merupakan figur berpengaruh di desa. Namun, dengan strategi komunikasi yang baik dan dukungan masyarakat, Intan diyakini memiliki peluang besar untuk menorehkan sejarah baru.

Kini, warga menanti siapa tiga nama final yang akan ditetapkan. Sementara itu, Intan Permata Sari terus melakukan pendekatan ke masyarakat dengan mengedepankan pesan persatuan, harapan, dan semangat membangun Bajugan bersama.


Example 468x60
Example 120x600