Buol, TabeNews.com – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Buol menyatakan kesiapan penuh dalam menindaklanjuti arahan Pemerintah Daerah terkait kegiatan refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Buol yang akan digelar pada Februari 2026.
Kepala Disporapar Buol, Purnomo, S.STP, menegaskan bahwa pihaknya telah mempersiapkan berbagai dokumen pendukung sebagai bagian dari kontribusi OPD dalam agenda evaluasi tahunan tersebut.
Persiapan itu mencakup dokumen capaian kinerja, data pendukung program, serta dokumentasi kegiatan sepanjang tahun 2025.
“Kami tentu siap menindaklanjuti arahan terkait refleksi satu tahun kepemimpinan Bapak Bupati dan Wakil Bupati. Disporapar telah menghimpun data capaian kinerja, laporan program strategis, serta dokumentasi kegiatan selama tahun 2025,” ujar Purnomo saat dihubungi media.
Sepanjang tahun 2025, Disporapar Buol melaksanakan sejumlah program strategis yang berfokus pada penguatan sektor kepemudaan, olahraga, dan pariwisata daerah.
Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan prestasi generasi muda, memperluas partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga, serta mendorong pengembangan destinasi wisata unggulan.
Beberapa capaian yang disampaikan Disporapar antara lain:
1. Progres rencana pembangunan Gedung Olahraga (GOR) sebagai infrastruktur penunjang kegiatan olahraga dan pembinaan atlet.
2. Peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga massal, termasuk Car Free Day.
3. Pembinaan atlet pelajar dan cabang olahraga berprestasi melalui program pelatihan dan kompetisi.
4. Pelaksanaan turnamen dan event kepemudaan sebagai wadah kreativitas dan kompetisi sehat.
5. Promosi destinasi unggulan daerah yang mulai mendapat perhatian lebih luas.
Menurut Purnomo, program-program tersebut dirancang agar berdampak langsung pada masyarakat, baik dalam aspek kesehatan, pembinaan karakter pemuda, maupun penguatan ekonomi kreatif melalui sektor pariwisata.
Refleksi satu tahun kepemimpinan dinilai sebagai momentum penting untuk melakukan evaluasi kinerja sekaligus memperkuat komitmen pelayanan publik.
“Momentum ini menjadi ruang evaluasi bagi kami untuk melihat apa yang sudah berjalan baik dan apa yang perlu diperkuat ke depan. Di tengah efisiensi anggaran, kami tetap berupaya menghadirkan program yang efektif, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Disporapar juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung visi dan misi kepala daerah, khususnya dalam mendorong pembangunan daerah yang maju, sehat, berprestasi, dan berdaya saing.
Meski menyatakan kesiapan, Disporapar Buol mengakui belum dilibatkan dalam panitia inti kegiatan refleksi. OPD tersebut juga belum menerima undangan resmi dalam rapat persiapan sebelumnya.
“Kami memahami bahwa ada OPD yang ditunjuk sebagai pelaksana kegiatan. Karena Disporapar belum masuk dalam panitia inti, kami masih menunggu arahan lanjutan, terutama terkait kebutuhan dokumen dan bentuk kontribusi yang diperlukan,” tambah Purnomo.
Disporapar memastikan akan segera menyesuaikan dan melengkapi kebutuhan administrasi maupun teknis setelah menerima instruksi resmi dari sekretariat pelaksana.
Sementara itu, Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, menegaskan bahwa refleksi satu tahun kepemimpinan bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari komitmen transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah kepada masyarakat.
“Refleksi satu tahun ini adalah momentum penting untuk menyampaikan kepada publik apa saja yang telah dikerjakan pemerintah daerah, capaian yang diraih, serta tantangan yang dihadapi. Ini bentuk pertanggungjawaban moral dan administratif kami kepada masyarakat Buol,” ujar Bupati.
Ia juga mengapresiasi seluruh OPD yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program pembangunan, termasuk Disporapar yang dinilai aktif mendorong partisipasi pemuda, olahraga masyarakat, dan promosi pariwisata daerah.
“Kami berharap seluruh perangkat daerah terus menjaga sinergi, inovasi, dan semangat kerja. Pembangunan daerah hanya bisa berhasil jika didukung kerja kolektif, disiplin, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Dengan kesiapan yang telah dilakukan, Disporapar Buol berharap kegiatan refleksi satu tahun kepemimpinan Bowo–Nasir dapat berjalan lancar serta menjadi sarana evaluasi, transparansi, dan komunikasi konstruktif antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Redaksi










