Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
tolitoli

“Dengan 430 Personel, Polres Tolitoli Jaga 10 Polsek dan 3 Desa per Bhabin”

239
×

“Dengan 430 Personel, Polres Tolitoli Jaga 10 Polsek dan 3 Desa per Bhabin”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Tabenews TOLITOLI – Jumlah personel Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) saat ini mencapai 436 ribu orang, meningkat 0,53 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menjadikan Indonesia unggul dibandingkan Thailand dengan 230 ribu personel, Filipina sebanyak 221 ribu, dan Malaysia dengan 134 ribu personel, sebagaimana dilansir dari goodstate.com.

Untuk wilayah Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Polres Tolitoli saat ini memiliki kekuatan 430 personel, tersebar di 10 Polsek dan satu Pos Pengamanan Pelabuhan. Informasi ini disampaikan Kepala Bagian SDM Polres Tolitoli, AKP Nirman, saat dikonfirmasi media ini pada Rabu (16/7/2025).

Advertising
banner 325x300
Advertising

“Jika termasuk pegawai negeri sipil (PNS), ada 5 orang yang bertugas di Mako Polres Tolitoli,” ungkap AKP Nirman Dj, yang sebelumnya pernah bertugas di Direktorat BNN Sulawesi Tengah.

Sebagai informasi, jumlah ideal personel Polda Sulawesi Tengah diperkirakan sekitar 15 ribu orang untuk melayani populasi sekitar 2,8 juta jiwa di provinsi beribu kota Palu tersebut. Keterbatasan jumlah ini berdampak langsung pada distribusi personel di kabupaten/kota, termasuk di Tolitoli. Dalam praktiknya, satu orang Bhabinkamtibmas harus mengawasi dua hingga tiga desa.

Mantan Kapolda Sulawesi Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Oegroseno, S.H., bahkan pernah menyematkan Tolitoli sebagai “Kabupaten Teraman di Sulawesi Tengah”, sebuah predikat yang lahir berkat kepemimpinan Kapolres Tolitoli saat itu, AKBP Wayan Wayracana Aryawan, S.I.K.

“Citra Tolitoli harus dijaga bersama. Jangan sampai dirusak oleh kepentingan kelompok yang tidak peduli pada keamanan dan ketertiban, yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat,” pesan Kapolres AKBP Wayan kepada seluruh komponen masyarakat dan jajarannya.

Di tempat terpisah, Wakapolres Tolitoli Kompol Alfius, S.H., juga menegaskan sikap tegas institusi dalam menegakkan disiplin internal.

“Kami tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran kode etik yang berat. Kehilangan satu anggota yang mencoreng nama baik institusi jauh lebih baik daripada membiarkan Polri tercoreng,” tegasnya.

Dengan keterbatasan jumlah personel, Polres Tolitoli tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat di seluruh wilayah hukumnya.

Laporan: Armen Djaru

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600