Buol TabeNews.com – Pemerintah Kabupaten Buol bergerak cepat menanggapi peristiwa keracunan makanan yang menimpa puluhan siswa penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bunobogu, Rabu (28/1/2026).
Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, MM, menyatakan telah menginstruksikan jajaran pemerintah daerah untuk turun langsung ke lapangan guna memastikan penanganan medis terhadap para korban berjalan maksimal.
“Sudah saya minta Pak Wakil Bupati untuk mengecek langsung di lapangan. Pak Sekda, Kepala Dinas Kesehatan, serta Direktur RS Mokoyurli saat ini sedang mengawal langsung penanganan oleh dokter dan tenaga kesehatan untuk anak-anak kita yang terkena musibah keracunan makanan,” ujar Bupati Buol. Saat di hubungi media.
Bupati menegaskan, keselamatan dan kesehatan para siswa menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Seluruh fasilitas dan tenaga medis dikerahkan agar para korban mendapatkan perawatan cepat dan tepat.
“Kita semua berharap semoga anak-anak kita akan baik-baik saja dan segera sembuh pulih. Aamiin,” tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa keracunan makanan diduga terjadi setelah puluhan siswa dari SD Negeri 7 Bunobogu dan SD Negeri 3 Bunobogu mengonsumsi makanan Program MBG.
Berdasarkan data sementara sebanyak 36 siswa telah mendapatkan tindakan medis di Puskesmas Bunobogu dengan keluhan pusing, mual, sakit kepala, sesak napas, hingga kejang-kejang.
Sementara yang di rujuk ke RSUD Mokoyurli Buol sebanyak 21 anak dari beberapa sekolah yang ada di kecamatan bunobogu untuk ditindaklanjuti perawan medis.
Pantauan media di RSUD Mokoyurli Buol sudah ada Wabup, Sekda dan beberapa OPD serta orang tua korban sedangkan di Puskesmas Bunobogu menunjukkan suasana haru dan kepanikan, di mana para orang tua dan keluarga korban memadati lokasi untuk memastikan kondisi anak-anak mereka.
Pemerintah daerah memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi para korban sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, khususnya terkait standar keamanan dan kebersihan makanan, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
sampai berita ini ditayang belum ada pernyataan resmi dari kepala SPPG Kecamatan Bunobogu.
Redaksi









