Buol, TabeNews.com – Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buol untuk segera melakukan perbaikan jalan tani yang rusak di wilayah Desa Mangubi, Kecamatan Momunu, menyusul terjadinya pergerakan tanah yang merusak akses utama masyarakat menuju perkebunan.
Perintah tersebut disampaikan Bupati setelah menerima laporan terkait kondisi jalan kantong produksi yang mengalami kerusakan cukup parah sepanjang kurang lebih 1 kilometer, akibat fenomena tanah bergerak yang terjadi beberapa hari terakhir.
Dalam keterangannya, Bupati Buol menyampaikan bahwa dirinya telah menginstruksikan kepala dinas untuk turun langsung meninjau lokasi guna memastikan kondisi di lapangan.
“Tabe pak, tadi saya sudah perintahkan dinas PUPR untuk meninjau lokasi tersebut. Sesuai hasil peninjauan, sekitar 1 kilometer jalan yang rusak dan masih bisa diperbaiki dengan menggunakan alat berat ekskavator. Insyaallah habis liburan kami akan segera tangani,” ujar Risharyudi Triwibowo. Saat dihubungi media Senin (23/3/26).
Menurutnya, pemerintah daerah akan segera mengambil langkah penanganan agar akses jalan tani yang menjadi jalur vital masyarakat dapat kembali digunakan, terutama untuk menunjang aktivitas petani dalam mengangkut hasil perkebunan.
Kerusakan jalan tersebut sebelumnya dikeluhkan warga karena merupakan satu-satunya akses utama menuju lahan pertanian, serta jalur penghubung beberapa desa di wilayah Kecamatan Momunu.
Selain mengganggu aktivitas ekonomi, kerusakan jalan juga dikhawatirkan semakin parah jika tidak segera dilakukan perbaikan.
Pemerintah Kabupaten Buol melalui Dinas PUPR direncanakan akan menurunkan alat berat jenis ekskavator untuk melakukan normalisasi dan perbaikan badan jalan yang terdampak pergeseran tanah.
Dengan adanya perintah langsung dari Bupati, masyarakat Desa Mangubi berharap perbaikan dapat segera dilakukan setelah masa libur selesai, sehingga aktivitas pertanian dan mobilitas warga dapat kembali normal.
Redaksi
Buol, TabeNews.com – Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buol untuk segera melakukan perbaikan jalan tani yang rusak di wilayah Desa Mangubi, Kecamatan Momunu, menyusul terjadinya pergerakan tanah yang merusak akses utama masyarakat menuju perkebunan.
Perintah tersebut disampaikan Bupati setelah menerima laporan terkait kondisi jalan kantong produksi yang mengalami kerusakan cukup parah sepanjang kurang lebih 1 kilometer, akibat fenomena tanah bergerak yang terjadi beberapa hari terakhir.
Dalam keterangannya, Bupati Buol menyampaikan bahwa dirinya telah menginstruksikan kepala dinas untuk turun langsung meninjau lokasi guna memastikan kondisi di lapangan.
“Tabe pak, tadi saya sudah perintahkan dinas PUPR untuk meninjau lokasi tersebut. Sesuai hasil peninjauan, sekitar 1 kilometer jalan yang rusak dan masih bisa diperbaiki dengan menggunakan alat berat ekskavator. Insyaallah habis liburan kami akan segera tangani,” ujar Risharyudi Triwibowo. Saat dihubungi media Senin (23/3/26).
Menurutnya, pemerintah daerah akan segera mengambil langkah penanganan agar akses jalan tani yang menjadi jalur vital masyarakat dapat kembali digunakan, terutama untuk menunjang aktivitas petani dalam mengangkut hasil perkebunan.
Kerusakan jalan tersebut sebelumnya dikeluhkan warga karena merupakan satu-satunya akses utama menuju lahan pertanian, serta jalur penghubung beberapa desa di wilayah Kecamatan Momunu.
Selain mengganggu aktivitas ekonomi, kerusakan jalan juga dikhawatirkan semakin parah jika tidak segera dilakukan perbaikan.
Pemerintah Kabupaten Buol melalui Dinas PUPR direncanakan akan menurunkan alat berat jenis ekskavator untuk melakukan normalisasi dan perbaikan badan jalan yang terdampak pergeseran tanah.
Dengan adanya perintah langsung dari Bupati, masyarakat Desa Mangubi berharap perbaikan dapat segera dilakukan setelah masa libur selesai, sehingga aktivitas pertanian dan mobilitas warga dapat kembali normal.
Redaksi










