TABEnews — Gerakan Ekonomi Kreatif (Gkraf) Tolitoli, Sulawesi Tengah optimis pertumbuhan bidang kuliner berdampak besar dalam putaran ekonomi.
Ketua Gkraf Tolitoli, Hardiyan dalam keterangannya kepada media ini, Selasa (24/10) di arena festival Kuliner Taman Kota GMB Tolitoli mengungkapkan rasa optimisnya itu.
Fstival dengan thema THEC (tolitoli Hybrid Event & Colaboration) 2023 diikuti 40 tenan berlangsung sampai 24 oktober ini.
Menurut Hardiyan, pengembangan usaha ekonomi kreatif khususnya kuliner, salah satunya melalui acara seperti festival ini.
Dalam memperingati hari Gkraf 24 Oktober tahun ini, kami di Tolitoli menggelar festival yang diikuti 40 peserta atau 40 tenan saat ini.
Hari kedua pelaksanaan, animor warga kota cengkeh cukup tinggi termasuk trasaksinyanyang bagus, ujar Hardiyan.
Melihat kondisi ini, dia yakin transaksi kali bisa mencapai miliaran atau setidaknya tembus satu miliar, atau alami kenaikan ketika pertama kami gelar transaksinya hanya berkisar Rp 700 an juta, jelasnya.
Terkait festival kuliner yang makin populet di Tolitoli, Gkraf berencana tahun depan akan melakukannya di sepuluh kecamatan yang ada.
Diliat di arena festival, tampak tidak hanya tersedia kuliner food tapi ada juga pedagang lain memanfaatkan waktu di ruang yang kosong.
Melalui festival kuliner juga mendorong wisata lokal membaik dengan banyaknya pengunjung ke arena itu.
Sayangnya, usaha Ketua Gekraf Tolitoli Prediksi Transaksi Festival Kuliner Tembus Miliar Rupiah








