PALU – Tabenews.com Jika tidak ada arah yang merintangi, Rencana, sore pukul 17.50 Wita dan 17.00 WIB, pada Jumat (30/6/2023) pemutaran Film Uwentira, di dua lokasi berbeda. Di Kota Palu Sulawesi Tengah, di Bioskop XXI Palu Grand Mal dan di Jakarta di XXI transmart Cibubur Jakarta.
Kepada pers, secara resmi hal itu dikatakan produser eksekutif DR Suaif Djafar MSi Jumat 30 Juni 2023 di Palu. Film Uwentira adalah film yang mengangkat cerita rakyat yang melegenda selama ini hingga Nusantara. Uwentira adalah cerita – cerita mistis tentang sebuah ‘negeri lain’ di sebuah jalan trans Sulawesi, tepatnya di ruas jalan Kebun Kopi yang menghubungkan perbatasan Kabupaten Donggala dengan Kabupaten Parigi Moutong. Disebut dalam berbagai tutura masyarakat Suku Kaili sebagai sebuah negeri kerajaan bagi makhluk astral.
Film dibuat dan dikemas anak – anak muda generasi Gen Z secara terbatas tehnologi. Namun dengan semangat dan keinginan luar biasa, sebut mantan Kepala Dinas Pariwisata Sulteng era Gubernur HB Paliudju dan Longki Djanggola tersebut.
Di Jakarta, sebutnya, akan diapresiasi dengan sambutan Ketua Persatuan Artis Film Provinsi Sulawesi Tengah, DR Vera Rompas MSi di acara pemutaran Film Uwentira perdana. Ibu gubernur, yang juga Ketua PARFI Sulteng dimaksud, berharap film cerita cerita rakyat bukan kali terakhir tapi justeru film Uwentira adalah cikal bakal bangkitnya industri kreatif bidang film di Sulteng di masa datang.
Suaif menyebut, pemutaran film Uwentira perdana adalah kerjasama dengan XXI dan telah lolos di badan sensor negara. Ia optimis film ini akan diterima masyarakat Nusantara. Bahkan, ia mengaku film ini telah menarik kalangan industri film Malaysia dan Brunei Darussalam.
‘’Ya. Kita putar perdana sebagai wujud apresiasi industri kreatif untuk memperoleh apresiasi. Setelah itu akan diputar secara serentak di semua bioskop di Indonesia doakan semua berjalan dengan baik,’’ tandasnya.
Satu hal yang penting, industri kreatif film yang melibatkan anak anak generasi milenial mulai dari pengarapan, editing dan aktor film adalah wujud menyongsong Sulteng sebagai Negeri Seribu Megalit yang menjadi prioritas pembangunan kebudayaan dan pariwisata Gubernur Rusdy Mastura, tandas dosen terbang di Universitas swasta Sumatera itu.
Lokasi pembuatan film di daerah Uwentira Poros Kebun Kopi Jalan trans Sulawesi, Air terjun Salodik di Pagimana Kabupaten Banggai dan di sebuah hutan di Kabupaten Tojo Una-una.
‘’Ya. Semua lokasinya di Sulteng yang menurut cerita rakyat bahwa wilayah kerajaan Uwentira di semua astral Sulteng bahkan dunia,’’ ungkap Suaif Djafar. Produksi film secara gotong royong dan murni swadaya pegiat dan penyokong industri kreatif.
Dalam cerita rakyat, Uwentira di sekitar sebuah jembatan tua. Menjadi kebiasan setiap mobil yang melintas selalu menyalakan klaksonnya. Diyakini beberapa pengendara bila tak menyalakan tanda bakal alami kecelakaan. Entah benar atau tidak.
Banyak cerita – cerita rakyat soal Uwentira. Negeri para Jin, makhluk astral. Di Negeri Uwentira diceritakan sangat modern, indah dan masyarakat kaya raya. Bahkan, banyak dari golongan manusia yang berada di sekitar Jembatan dan air mengalir sekitar Uwentira melihat makhluk astral.
Konon, bila disuguhi makanan beras ketan (pulut) warna kuning dan putih hati-hati memilih. Bila memakan pulut warna kuning, maka manusia itu akan masuk ke dunia ‘lain alias negeri Uwentira’ Bila memakan pulut warna putih, manusia itu akan bisa ke negeri astral Uwentira dan dapat kembali ke dunia nyata.
Demikian kutipan yang dilansir dari sumber dialog kailipost.com dengan Producer Executive Film Uwentira, DR Suaif Djafar, pada Sabtu 10 Juni 2023 di sebuah Warung Kopi di Kota Palu. Film yang digarap dengan kekuatan nilai budaya dan kesungguhan anak anak muda kreatif itu digarap Celebes Film Production.
Apa pesan Film Uwentira? Ada nilai kultural. Yaitu, kata mantan pejabat Kepala Dinas Pariwisata Sulteng, mengenalkan budaya Kaili dan interaksi dengan alam. ‘’Kearifan lokal yaitu menghargai semua yang Allah ciptakan. Interaksi itu adalah nilai budaya Kaili,’’ akunya.
Kedua nilai menjaga alam. Yaitu bila di alam bebas seperti hutan dilarang tidak menjaga kebersihan, menjaga narasi atau verbal yang tidak etis atau kotor. ‘’Banyak pesan dan nilai di Film Uwentira,’’ akunya sambil berharap ditonton bila penasaran.
Kapan film Uwentira diputar? Aku Suaif, akan diputar pertama kali di Bisokop XXI Kota Palu yaiti di Grand Mal Palu tanggal 30 Juni 2023. Di Jakarta juga diputar serentak di Transmart Cibubur pada hari yang sama. ‘’Kita berharap di Palu dinonton Bapak Wakil Gubernur dengan para pejabat. Di Jakarta akan dikondisikan ditonton Bapak Gubernur Rusdy Mastura dengan keluarga,’’ harap dosen terbang di sebuah Universitas Swasta di Medan dan Palembang itu. Lantas? Ayooo Nonton !!! *** ( Mardi )








