Buol Tabenews.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Buol menjadi momentum istimewa bagi Pemerintah Kabupaten Buol untuk memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan. Dalam momentum bersejarah tersebut, Bupati Buol bersama Rektor Universitas Tadulako (Untad) menegaskan komitmen memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mendorong terwujudnya Kabupaten Buol sebagai kota pendidikan di Sulawesi Tengah.
Peringatan HUT Kabupaten Buol berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan dengan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Gubernur Sulawesi Tengah, Rektor Universitas Tadulako, Ketua Senat, jajaran akademisi, serta para kepala daerah dan tamu undangan dari berbagai wilayah di Sulawesi Tengah.
Kehadiran pimpinan perguruan tinggi dan jajaran pemerintah provinsi dalam peringatan hari jadi Kabupaten Buol tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan dunia akademik dalam mendorong pembangunan daerah berbasis peningkatan kualitas pendidikan.
Dalam sambutannya, Bupati Buol menyampaikan rasa syukur, haru, dan apresiasi atas kehadiran Gubernur Sulawesi Tengah, Rektor Untad, Ketua Senat, serta rombongan akademisi yang turut menghadiri peringatan HUT ke-27 Kabupaten Buol.
Menurut Bupati, kehadiran para pimpinan daerah dan tokoh perguruan tinggi tersebut merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Buol, yang dikenal dengan sebutan Tanah Pogogul.
“Sungguh kemuliaan yang besar dari Allah menghadirkan beliau-beliau semua di Tanah Pogogul. Lebih dari 27 tahun Kabupaten Buol mekar, mungkin baru hari ini pelaksanaan HUT Daerah dihadiri langsung oleh Bapak Gubernur, Bapak Rektor Untad, Ketua Senat, beserta rombongan perguruan tinggi,” ujar Bupati Buol.
Momentum tersebut, lanjutnya, tidak hanya menjadi ajang perayaan perjalanan pembangunan daerah, tetapi juga kesempatan untuk membangun kolaborasi strategis demi mempersiapkan masa depan Kabupaten Buol.
Bupati menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia harus menjadi salah satu prioritas utama pembangunan daerah. Pendidikan dinilai sebagai investasi jangka panjang yang akan menentukan kemampuan masyarakat dalam menghadapi tantangan pembangunan dan persaingan di masa mendatang.
Salah satu langkah strategis yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Buol adalah mendorong hadirnya layanan pendidikan tinggi Universitas Tadulako melalui Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) serta Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Kedua program tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat Buol untuk memperoleh pendidikan tinggi tanpa harus menghadapi berbagai kendala jarak dan biaya akibat harus menempuh pendidikan di luar daerah.
Melalui program RPL, masyarakat yang telah memiliki pengalaman kerja, pengalaman belajar, maupun kompetensi tertentu berpeluang memperoleh pengakuan atas pembelajaran yang telah ditempuh sesuai ketentuan akademik yang berlaku.
Sementara itu, pengembangan PSDKU diharapkan menjadi langkah penting dalam mendekatkan layanan pendidikan tinggi kepada masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan di Kabupaten Buol.
Pemerintah Kabupaten Buol menyatakan siap mendukung upaya tersebut melalui koordinasi dan kerja sama dengan Universitas Tadulako serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Selain mendorong pembukaan akses pendidikan tinggi, Bupati Buol juga menaruh perhatian terhadap pembiayaan pendidikan bagi generasi muda.
Salah satu peluang yang ingin dimanfaatkan adalah program beasiswa Berani Cerdas yang menjadi program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur.
Melalui program tersebut, diharapkan semakin banyak putra-putri daerah yang memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Bupati juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Buol untuk memberikan dukungan melalui pengalokasian anggaran daerah guna menunjang kebutuhan operasional serta kesejahteraan dosen yang nantinya bertugas memberikan layanan pendidikan di Buol, sesuai kemampuan keuangan daerah dan ketentuan yang berlaku.
Dukungan tersebut dinilai penting untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan tinggi di daerah dapat berjalan secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan kualitas pembelajaran dan standar akademik perguruan tinggi.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas pendidikan, Bupati Buol juga menyoroti pentingnya peningkatan konektivitas wilayah sebagai salah satu faktor pendukung terwujudnya Buol sebagai kota pendidikan.
Percepatan pembangunan akses jalan serta peningkatan sarana transportasi udara, termasuk harapan tersedianya penerbangan rute Palu-Buol, dinilai dapat mempermudah mobilitas dosen, tenaga akademik, mahasiswa, dan masyarakat.
Konektivitas yang semakin baik diharapkan mampu mendukung aktivitas pendidikan, memperkuat hubungan antardaerah, serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Kabupaten Buol dengan berbagai perguruan tinggi dan pusat pengembangan ilmu pengetahuan.
Bupati menegaskan bahwa seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari visi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Buol dalam membangun daerah yang memiliki daya saing melalui peningkatan kualitas SDM.
“Rencana kami Pemda Kabupaten Buol, kita ingin memimpikan Buol ke depannya menjadi kota pendidikan yang diakses dari berbagai penjuru daerah,” tambah Bupati.
Sementara itu, Rektor Universitas Tadulako dalam sambutannya menegaskan komitmen Untad untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Buol.
Mengawali sambutannya dengan pantun khas daerah, Rektor menyampaikan bahwa pendidikan, pembelajaran, dan penguasaan ilmu pengetahuan merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendorong kemajuan suatu daerah.
Ia menilai bahwa setiap masyarakat harus memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan meningkatkan kualifikasi pendidikan, termasuk mereka yang selama ini telah memiliki pengalaman kerja dan keterampilan melalui jalur pendidikan nonformal maupun pengalaman profesional.
“Pembelajaran dan ilmu pengetahuan merupakan satu-satunya jalan utama untuk memperbaiki tingkat kualitas pendidikan. RPL memberikan kesempatan bagi semua, bahwa pengalaman dapat menjadi jalan menuju pendidikan,” ungkap Rektor Untad.
Menurutnya, program Rekognisi Pembelajaran Lampau menjadi salah satu instrumen penting untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang telah memiliki pengalaman dan kompetensi agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi melalui mekanisme pengakuan pembelajaran sesuai ketentuan yang berlaku.
Rektor Untad juga memberikan apresiasi terhadap langkah dan komitmen Bupati Buol yang sejak awal masa kepemimpinannya secara konsisten mendorong hadirnya layanan pendidikan tinggi berkualitas di Kabupaten Buol.
Komitmen tersebut dinilai menjadi modal penting dalam membangun kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.
Universitas Tadulako menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Buol dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperluas jangkauan layanan pendidikan, khususnya melalui pengembangan program RPL dan rencana penyelenggaraan PSDKU.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi, serta masyarakat pekerja yang ingin meningkatkan kompetensi dan kualifikasi akademiknya.
Kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi juga diharapkan tidak hanya berorientasi pada penyelenggaraan perkuliahan, tetapi dapat berkembang menjadi kemitraan dalam penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan potensi lokal, serta peningkatan kapasitas aparatur dan tenaga profesional di Kabupaten Buol.
Pertemuan antara Bupati Buol, Gubernur Sulawesi Tengah, dan pimpinan Universitas Tadulako dalam momentum HUT ke-27 Kabupaten Buol menjadi kesempatan untuk memperkuat arah pembangunan daerah, khususnya dalam bidang pendidikan dan peningkatan kualitas SDM.
Cita-cita menjadikan Buol sebagai kota pendidikan membutuhkan dukungan berbagai sektor, mulai dari ketersediaan fasilitas pendidikan, tenaga pengajar berkualitas, akses pembiayaan, infrastruktur transportasi, hingga keterlibatan aktif masyarakat.
Dengan terbukanya peluang kerja sama bersama Universitas Tadulako dan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Kabupaten Buol diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu pusat pengembangan pendidikan tinggi di kawasan utara Sulawesi Tengah.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buol, dilanjutkan dengan sesi foto bersama jajaran Pemerintah Daerah, pimpinan dan akademisi Universitas Tadulako, serta seluruh tamu undangan.
Momentum HUT ke-27 ini diharapkan menjadi awal semakin kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan perguruan tinggi dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.
Dari Tanah Pogogul untuk masa depan yang lebih cerah. Dengan pendidikan sebagai fondasi pembangunan, Kabupaten Buol menatap masa depan dengan cita-cita melahirkan generasi unggul, berdaya saing, dan mampu membawa daerah menuju kemajuan.
Redaksi










