Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
buolDinas Inspektorat

27 OPD Terima Hasil Evaluasi SAKIP dan SPIP 2025, Pemkab Buol Tekankan Budaya Kinerja dan Akuntabilitas

8
×

27 OPD Terima Hasil Evaluasi SAKIP dan SPIP 2025, Pemkab Buol Tekankan Budaya Kinerja dan Akuntabilitas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol, Tabenews.com – Pemerintah Kabupaten Buol melalui Inspektorat Daerah menggelar kegiatan Penyerahan Hasil Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Penilaian Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Tahun 2025 kepada 27 Perangkat Daerah, bertempat di Aula Lantai II Kantor Bupati Buol, Rabu (17/6/2026).

Penyerahan hasil evaluasi tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Buol Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Buol Moh. Yamin Rahim, SH., MH serta Inspektur Daerah Kabupaten Buol Wahida, SE.

Advertising
banner 325x300
Advertising

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Buol dalam mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil. 

Evaluasi SAKIP dan penilaian maturitas SPIP menjadi instrumen penting dalam mengukur kinerja organisasi perangkat daerah sekaligus memastikan pengelolaan pemerintahan berjalan sesuai prinsip-prinsip good governance.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Buol memberikan apresiasi kepada sejumlah perangkat daerah yang berhasil menunjukkan peningkatan kinerja secara signifikan berdasarkan hasil evaluasi SAKIP Tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Dua perangkat daerah yang berhasil meraih predikat B (Baik) dengan peningkatan yang sangat signifikan yakni:

• Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buol.

• Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buol.

Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada perangkat daerah yang mengalami peningkatan cukup signifikan dalam implementasi SAKIP, yaitu:

• Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buol.

• Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Buol.

• Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Buol.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Buol Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH menyampaikan bahwa hasil evaluasi SAKIP dan maturitas SPIP bukan sekadar angka atau penilaian administratif, melainkan cerminan komitmen perangkat daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Hasil evaluasi ini harus menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, pengukuran, pelaporan, dan evaluasi kinerja. Kita tidak boleh puas dengan capaian yang ada, tetapi harus terus melakukan perbaikan dan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Wakil Bupati.

Ia menegaskan bahwa peningkatan nilai SAKIP dan maturitas SPIP akan berdampak langsung pada efektivitas penggunaan anggaran serta kualitas pelayanan publik yang diterima masyarakat.

Menurutnya, perangkat daerah yang berhasil meningkatkan nilai kinerjanya patut diberikan apresiasi karena telah menunjukkan komitmen, kerja keras, dan keseriusan dalam menerapkan prinsip akuntabilitas serta pengendalian intern yang baik.

Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Moh. Yamin Rahim, SH., MH, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa peningkatan nilai SAKIP dan maturitas SPIP harus menjadi perhatian seluruh perangkat daerah karena merupakan indikator penting dalam mengukur kualitas tata kelola pemerintahan.

Menurutnya, keberhasilan suatu organisasi perangkat daerah tidak hanya diukur dari besarnya anggaran yang dikelola, tetapi juga dari sejauh mana program dan kegiatan yang dilaksanakan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“SAKIP dan SPIP merupakan instrumen yang sangat penting dalam mewujudkan birokrasi yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Oleh karena itu, saya berharap seluruh kepala perangkat daerah dapat menjadikan hasil evaluasi ini sebagai bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja organisasi masing-masing,” ujar Moh. Yamin Rahim.

Ia juga mengingatkan agar seluruh perangkat daerah memperkuat sinergi dalam perencanaan, pelaksanaan, penganggaran, hingga pelaporan kinerja sehingga setiap program yang dijalankan benar-benar berorientasi pada hasil dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Buol.

“Peningkatan yang telah dicapai beberapa OPD patut diapresiasi, namun yang lebih penting adalah bagaimana capaian tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi pada tahun-tahun mendatang. Bagi perangkat daerah yang nilainya masih perlu ditingkatkan, jadikan ini sebagai pemacu semangat untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh,” tambahnya.

Sekda berharap melalui penguatan implementasi SAKIP dan SPIP, Pemerintah Kabupaten Buol dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih di Kabupaten Buol.

Sementara itu, Inspektur Daerah Kabupaten Buol Wahida, SE mengatakan bahwa evaluasi SAKIP dan penilaian maturitas SPIP dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan dan pengawasan internal pemerintah daerah untuk memastikan setiap perangkat daerah mampu mengelola program dan anggaran secara efektif, efisien, dan akuntabel.

“Evaluasi ini bukan untuk mencari kelemahan, tetapi menjadi sarana perbaikan berkelanjutan bagi seluruh perangkat daerah. Alhamdulillah, pada tahun ini terdapat beberapa OPD yang menunjukkan peningkatan signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa komitmen terhadap penguatan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Buol semakin baik,” jelas Wahida.

Ia berharap seluruh perangkat daerah dapat menjadikan hasil evaluasi tersebut sebagai bahan introspeksi dan acuan dalam menyusun langkah-langkah perbaikan ke depan, sehingga target peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dapat tercapai secara optimal.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem akuntabilitas kinerja dan pengendalian intern sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Redaksi

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600