Buol TabeNews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Buol, Wahyu Setyabudi, SH., MH, memimpin apel perdana di lingkungan kantor BKPSDM pada Senin (2/3/2026).
Apel tersebut menjadi momen awal kepemimpinan Wahyu Setyabudi sebagai Plt Kepala BKPSDM sekaligus ajang penegasan komitmen terhadap kedisiplinan aparatur, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), sesuai amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam amanatnya, Wahyu Setyabudi menekankan pentingnya disiplin, integritas, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai pelayan masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa ASN dan P3K terikat pada ketentuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, yang mengatur hak, kewajiban, serta pembinaan dan penegakan disiplin bagi seluruh aparatur.
“Disiplin adalah fondasi utama dalam membangun birokrasi yang profesional dan berintegritas. Baik ASN maupun P3K memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga kinerja, etika, serta loyalitas terhadap institusi,” tegas Wahyu dalam arahannya.
Ia juga menyoroti pentingnya kehadiran tepat waktu, kepatuhan terhadap jam kerja, serta pelaksanaan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Menurutnya, BKPSDM sebagai instansi yang membidangi manajemen kepegawaian harus menjadi contoh dalam penerapan disiplin dan tata kelola pemerintahan yang baik.
Selain penegasan disiplin, apel perdana ini juga dimanfaatkan untuk mempererat soliditas internal serta membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepegawaian di Kabupaten Buol.
Wahyu berharap seluruh jajaran dapat bekerja secara profesional, adaptif, dan responsif terhadap dinamika regulasi serta kebutuhan organisasi.
“Sebagai pengelola manajemen ASN, kita harus menjadi role model. Kinerja kita akan berdampak langsung terhadap pembinaan aparatur di seluruh perangkat daerah,” tambahnya.
Apel pagi tersebut diikuti oleh seluruh ASN dan P3K di lingkungan BKPSDM dengan tertib dan penuh khidmat.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat budaya kerja yang disiplin, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Redaksi









