TABENEWS | Tolitoli – Pemerintah Desa Teluk Jaya, Kecamatan Tolitoli Utara, Kabupaten Tolitoli, menggelar sosialisasi terkait penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) yang berlangsung di Kantor Desa Teluk Jaya, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai alasan mengapa sejumlah warga tidak lagi terdata sebagai penerima bantuan sosial dari pemerintah.
Kepala Desa Teluk Jaya, Nuraiman, S.Kom, dalam sambutannya menjelaskan bahwa saat ini penentuan penerima bantuan sosial mengacu pada sistem desil kesejahteraan yang terintegrasi secara nasional melalui aplikasi berbasis online.
“Perlu kami jelaskan kepada masyarakat, bahwa warga yang masuk dalam desil 6 sampai 10 sudah dikategorikan sebagai masyarakat mampu, sehingga tidak lagi berhak menerima bantuan sosial. Sementara desil 1 sampai 5 dianggap sebagai masyarakat kurang mampu dan menjadi prioritas penerima bansos,” ujar Nuraiman.
Ia menegaskan bahwa sistem pendataan saat ini bersifat transparan dan terintegrasi secara digital, sehingga seluruh data dapat terbaca langsung melalui aplikasi resmi pemerintah.
“Dengan adanya sistem online, semua data terbaca di aplikasi. Kita tidak bisa berbohong atau mengubah data sembarangan,” tegasnya.
Meski demikian, Nuraiman mengaku secara pribadi berharap seluruh masyarakat Desa Teluk Jaya dapat merasakan bantuan. Namun, sebagai pemerintah desa, ia harus mengikuti aturan dan mekanisme yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
“Kalau secara pribadi, saya maunya semua masyarakat Desa Teluk Jaya bisa menerima bantuan. Tapi dengan sistem yang ada sekarang, kami di pemerintah desa tidak bisa berbuat banyak,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berupaya meningkatkan kesejahteraan desa.
“Yang terpenting mari kita sama-sama berusaha bagaimana caranya Desa Teluk Jaya bisa menjadi desa panutan dan masyarakatnya sejahtera,” tambahnya.
Sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli, aparat desa, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh agama, serta para penerima manfaat bantuan sosial di Desa Teluk Jaya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memahami mekanisme penyaluran bansos, sekaligus mendorong terciptanya penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, adil, dan transparan.









