Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Uncategorized

MUSRENBANGDES OGOGASANG 2027: SAAT ANGGARAN TERPANGKAS, SEMANGAT GOTONG ROYONG JADI HARAPAN

129
×

MUSRENBANGDES OGOGASANG 2027: SAAT ANGGARAN TERPANGKAS, SEMANGAT GOTONG ROYONG JADI HARAPAN

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


TABENEWS, TOLITOLI — Di tengah Keterbatasan anggaran tidak menyurutkan tekad Pemerintah Desa Ogogasang untuk memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat. Hal itu mengemuka dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (MusrenbangDes) Tahun Anggaran 2027 yang digelar di Gedung Serba Guna Desa Ogogasang, Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli, Senin (26/1/2026).
Kepala Desa Ogogasang, Aan Andika Putra, menegaskan komitmennya membangun desa melalui penguatan ekonomi inklusif berbasis sektor unggulan serta peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi demi mewujudkan desa yang sejahtera.
“Marilah kita sama-sama membangun desa kita dan memperkuat pondasi pertumbuhan ekonomi, sekaligus meningkatkan SDM unggul,” ujar Aan dalam sambutannya.
Namun di balik semangat tersebut, Aan mengungkapkan kenyataan pahit bahwa pagu anggaran tahun 2026 mengalami pemangkasan cukup signifikan. Kondisi ini bahkan berpotensi meniadakan pembangunan fisik desa.
Meski demikian, Pemerintah Desa Ogogasang tetap berkomitmen menampung seluruh usulan masyarakat agar dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2027. Salah satu usulan yang dinilai sangat mendesak adalah pengadaan ambulans desa.
“Kami sangat berkeinginan desa ini memiliki ambulans. Ini sangat penting bagi masyarakat saya, baik saat sakit, melahirkan, maupun ketika ada warga yang meninggal dunia,” tegas Aan.
Ia menjelaskan, selama ini warga terpaksa mencari mobil pribadi jika terjadi kondisi darurat, yang sering kali memakan waktu dan berisiko bagi keselamatan nyawa.
“Warga selalu bergantung pada ambulans, karena kalau terlambat, nyawa bisa jadi taruhannya. Semoga melalui Musrenbang ini, keinginan tersebut bisa direalisasikan,” jelasnya.
Namun Aan juga mengakui bahwa dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran, upaya pengadaan ambulans desa menjadi tantangan besar. “Dengan kondisi anggaran yang ada saat ini, itu sangat sulit bagi desa,” tandasnya.
Selain itu, Kepala Desa juga menekankan pentingnya pelayanan prima kepada masyarakat, penguatan budaya gotong royong, serta kelancaran perputaran ekonomi desa sebagai kunci kesejahteraan bersama.
“Kalau bukan kita yang bergotong royong membangun desa kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?” ucapnya penuh penekanan.
MusrenbangDes tersebut dihadiri oleh perwakilan Kecamatan Dondo, Pendamping Desa, Ketua dan Anggota BPD, aparat desa, para kepala dusun, RT, kader posyandu, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, lembaga Desa Ogogasang, serta undangan lainnya.
MusrenbangDes ini menjadi forum strategis bagi Desa Ogogasang untuk memperjuangkan kebutuhan mendasar masyarakat, sekaligus menyusun arah pembangunan yang berkelanjutan di tengah keterbatasan anggaran.

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600