Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
palu

Imigrasi Palu Gelar Konferensi Pers Terkait Penanganan 15 Warga Negara Filipina Terdampar di Perairan Buol

139
×

Imigrasi Palu Gelar Konferensi Pers Terkait Penanganan 15 Warga Negara Filipina Terdampar di Perairan Buol

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Palu TabeNews.com – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu menggelar konferensi pers terkait penanganan 15 (lima belas) Warga Negara Filipina yang ditemukan terdampar di perairan Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, setelah terombang-ambing di laut dan berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat.

Konferensi pers tersebut dilaksanakan secara hybrid, dengan menghadirkan sambungan video call bersama Pemerintah Kabupaten Buol serta Konsulat Jenderal Filipina, sebagai bentuk transparansi dan koordinasi lintas instansi dalam penanganan kasus kemanusiaan lintas negara tersebut.

Dalam pemaparannya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, menjelaskan bahwa pihaknya langsung mengirimkan personel ke Kabupaten Buol setelah menerima laporan resmi dari Pemerintah Kabupaten Buol melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

“Setelah menerima informasi dari Pemerintah Kabupaten Buol melalui Kesbangpol, kami langsung mengirim personel ke Buol untuk melakukan penanganan terhadap 15 WNA asal Filipina tersebut,” ujar Akmal kepada media, Jumat (23/1/2026).

Dijelaskan dalam konferensi pers, ke-15 warga negara Filipina tersebut sebelumnya berencana melakukan perjalanan laut dari Tawau menuju Tawi-Tawi, Filipina. 

Namun di tengah perjalanan, perahu yang mereka tumpangi mengalami kebocoran, sehingga para penumpang terombang-ambing di laut hingga akhirnya terdampar di wilayah perairan Kabupaten Buol dan diselamatkan oleh nelayan lokal pada Kamis (22/1/2026).

Akmal menegaskan bahwa sejak awal penanganan, Imigrasi Palu telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi teknis terkait, serta perwakilan diplomatik Filipina.

Menurutnya, pihak Konsulat Jenderal Filipina melalui perwakilan di Manado juga dijadwalkan akan datang langsung ke Kabupaten Buol guna melakukan komunikasi langsung serta memfasilitasi proses pemulangan para WNA ke negara asalnya melalui jalur resmi.

“Besok akan hadir pihak Konsulat Jenderal Filipina di Buol untuk berkomunikasi langsung terkait proses pemulangan mereka ke Filipina,” jelas Akmal.

Ia juga menyampaikan bahwa apabila ditemukan WNA yang tidak memiliki dokumen kewarganegaraan, maka pihak Konsulat Filipina akan melakukan pendataan dan verifikasi sementara sebelum proses lanjutan dilakukan.

“Jika ada yang tidak memiliki dokumen kewarganegaraan, untuk sementara akan didata oleh pihak Konsulat Filipina,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kantor Imigrasi Palu turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Buol atas perhatian dan penanganan kemanusiaan terhadap para WNA sejak pertama kali tiba di darat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Buol atas perhatian dan penanganan kemanusiaan yang telah diberikan kepada WNA ini,” ujar Akmal.

Sementara itu, melalui telekonferensi, perwakilan Konsulat Filipina di Manado, Mr. Mapret, juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Buol dan Kantor Imigrasi Palu atas langkah cepat, koordinasi yang baik, serta pendekatan humanis dalam memberikan perlindungan kepada warga negara Filipina yang mengalami musibah di perairan Indonesia.

Melalui konferensi pers ini, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu menegaskan komitmennya untuk menjalankan fungsi keimigrasian secara profesional, transparan, dan humanis, dengan mengedepankan kerja sama lintas instansi serta hubungan diplomatik yang baik antarnegara.

Imigrasi Palu memastikan bahwa setiap peristiwa lintas batas negara akan ditangani secara tepat, berkeadilan, dan sesuai dengan ketentuan hukum nasional maupun internasional, demi menjaga stabilitas, keamanan, serta nilai-nilai kemanusiaan di wilayah perbatasan.

Redaksi

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600
banner 325x300