buol

Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) Edisi ke-116: Wujudkan Pagi Penuh Berkah di Masjid Husnul Khatimah Buol

145
×

Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) Edisi ke-116: Wujudkan Pagi Penuh Berkah di Masjid Husnul Khatimah Buol

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol, Tabenews.com – Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) kembali menggema di Kabupaten Buol. Pada edisi ke-116 ini, kegiatan digelar di Masjid Husnul Khatimah, Kelurahan Buol, Kecamatan Biau tepatnya di kompleks Dermaga Buol. puluhan jamaah dari berbagai kalangan tampak antusias hadir dalam kegiatan rutin yang menghidupkan semangat ibadah di waktu Subuh tersebut.

Dengan mengusung tema “Pengaruh Ibadah dalam Perilaku Seorang Muslim”, GSB edisi kali ini menghadirkan Ustadz Nurdin, S.Th.I, yang juga merupakan Sekretaris Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Buol, sebagai muballigh. Sementara itu, kegiatan dipandu langsung oleh Ustadz Rustam LJ Hisan, Ketua Majelis Dzikir Hijrah Kabupaten Buol, selaku host.

Advertising
banner 325x300
Advertising

Dalam tausiyahnya, Ustadz Nurdin menekankan pentingnya konsistensi ibadah sebagai cermin kepribadian seorang Muslim sejati.

“Ibadah bukan hanya ritual, tapi juga harus berimplikasi pada akhlak dan perilaku kita dalam kehidupan sehari-hari. Orang yang rajin beribadah tapi masih berbuat zalim, belum memahami hakikat ibadah itu sendiri,” ujarnya.

Beliau juga mengajak jamaah untuk menjadikan waktu Subuh sebagai momentum awal hari yang penuh keberkahan. Menurutnya, di antara banyak keutamaan waktu, Subuh memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi karena disaksikan langsung oleh malaikat sebagaimana disebut dalam Al-Qur’an.

Kegiatan yang dimulai ba’da Subuh pukul 04.30 WITA ini berlangsung khusyuk dan penuh kekeluargaan. Setelah pelaksanaan shalat berjamaah, jamaah mendengarkan ceramah, dilanjutkan dengan dzikir bersama dan ramah tamah ringan di halaman masjid.

Ustadz Rustam LJ Hisan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) bukan sekadar kegiatan keagamaan rutin, melainkan upaya membangun kesadaran kolektif umat Islam untuk menjadikan masjid sebagai pusat peradaban.

“Kita ingin masjid kembali hidup setiap hari, bukan hanya di bulan Ramadan. GSB hadir agar masyarakat menjadikan Subuh sebagai titik awal semangat, persaudaraan, dan perbaikan diri,” ujarnya.

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya, menjadi ruang silaturahmi lintas kalangan dari pelajar, ASN, hingga masyarakat umum. GSB sendiri telah menjadi agenda dakwah mingguan yang terus tumbuh di Kabupaten Buol dan dikenal sebagai gerakan moral-spiritual untuk memperkuat ukhuwah serta menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sosial.

Dengan semangat Reborn Edisi 116, Gerakan Subuh Berjamaah diharapkan terus menjadi motor penggerak kebangkitan spiritual masyarakat Buol menjadikan waktu Subuh bukan sekadar awal hari, tetapi juga awal perubahan menuju pribadi dan komunitas yang lebih baik.

Reporter: Tabenews.com

Example 468x60
Example 120x600