Tolitoli, TABEnews.com.– Pemerintah Desa Bajugan, Kecamatan Galang, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Balai Desa Bajugan pada Senin (25/8/2025) dengan menghadirkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan.
Dalam forum tersebut, sejumlah usulan pembangunan dan program pemberdayaan masyarakat diajukan. Semua usulan telah dicatat dan selanjutnya akan disaring oleh Tim 11. Hanya usulan yang dianggap prioritas yang akan dituangkan secara resmi dalam RKPDes 2026 agar pelaksanaan program benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.
Musdes dihadiri langsung oleh Camat Galang, pendamping desa, perangkat desa, Ketua BPD beserta anggota, para kepala dusun dan ketua RT, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BankamDes, Ketua KopDes, Ketua BumDes, perwakilan Perpustakaan Desa, kader kesehatan, guru PAUD, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta perwakilan pemuda. Kehadiran mereka menandai komitmen bersama untuk membangun desa secara partisipatif.
Dalam arahannya, Camat Galang menekankan pentingnya pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) secara tepat sasaran. Ia meminta agar setiap penggunaan dana benar-benar sesuai dengan pos-pos yang telah diatur dalam Undang-undang Desa, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Dana desa itu harus jelas penggunaannya, jangan sampai melenceng. Hak-hak masyarakat harus dituntaskan dan diberikan kepada yang berhak. Kalau memang layak dibantu, kenapa tidak? Itu hak mereka,” tegas Camat Galang di hadapan peserta Musdes.
Ia juga menambahkan bahwa masyarakat berperan sebagai kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan desa. Karena itu, pemerintah desa harus terbuka dan transparan dalam setiap program agar tidak menimbulkan kecurigaan atau kesalahpahaman di tengah warga.
Musyawarah berlangsung dengan cukup dinamis. Sejumlah perwakilan masyarakat turut menyampaikan aspirasinya, mulai dari usulan perbaikan infrastruktur, peningkatan pelayanan kesehatan, program pemberdayaan ekonomi, hingga peningkatan sarana pendidikan. Semua aspirasi ditampung untuk kemudian disusun berdasarkan skala prioritas.
Dengan terlaksananya Musdes ini, Pemerintah Desa Bajugan berharap seluruh program yang masuk dalam RKPDes 2026 benar-benar mewakili kebutuhan masyarakat. Selain itu, keterlibatan seluruh unsur desa diharapkan dapat memperkuat kebersamaan dalam membangun Bajugan yang lebih maju dan sejahtera.
(fajarin/tabenews.com)









