Tolitoli – Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli secara resmi meluncurkan program pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (19/8/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan, bersama Kapolres Tolitoli, jajaran Forkopimda, Sekretaris Dinas Kesehatan, perwakilan perangkat daerah teknis, Ketua GOW Tolitoli, kepala sekolah, para dewan guru, Ketua SPPG, jajaran yayasan, hingga undangan lainnya.
Program MBG merupakan inisiatif pemerintah pusat yang bertujuan menyediakan makanan sehat dan bergizi kepada masyarakat, terutama anak sekolah, ibu hamil, serta ibu menyusui. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan, memperkuat tumbuh kembang anak, sekaligus menekan angka stunting.
Peluncuran di Tolitoli diawali dengan peresmian Dapur SPPG Dhamma Meta Nusantara yang berlokasi di Jalan Usman Binol, Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan. Acara kemudian dilanjutkan dengan simbolis pemberian makanan bergizi di SMKN 1 Tolitoli yang menjadi titik awal distribusi.
Untuk tahap awal, program ini menyasar lima sekolah dasar, yakni SDN 4, SDN 26, SDN 5, serta SDN 1 dan 2 Nalu. Selain itu, distribusi juga dilakukan di SMPN 5, SMP Cokro, SMKN 1 Tolitoli, MIN 1 Tolitoli, dan beberapa taman kanak-kanak. Total sebanyak 3.132 paket MBG resmi disalurkan pada kesempatan tersebut.
Antusiasme siswa terlihat jelas ketika mereka menyantap makanan sehat yang telah diproses sesuai standar gizi seimbang. Sejumlah orang tua pun menyampaikan rasa syukur, karena program ini membantu meringankan beban biaya harian, khususnya uang saku dan bekal sekolah anak.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden RI yang telah melaksanakan program makan bergizi gratis,” ungkap salah seorang siswa, Moh. Fauzan, penuh kegembiraan. Ucapan itu menjadi bentuk apresiasi tulus dari masyarakat Tolitoli terhadap perhatian pemerintah pusat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Moh. Besar Bantilan menegaskan bahwa program MBG bukan sekadar pemberian makanan, tetapi strategi menyeluruh untuk membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini. Menurutnya, generasi sehat akan melahirkan generasi unggul di masa depan.
Lebih jauh, Wabup menekankan bahwa selain manfaat kesehatan, MBG juga memperkuat ketahanan ekonomi. Program ini dapat mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, sekaligus membuka lapangan kerja dan menjaga stabilitas harga pangan melalui pembelian langsung dari produsen lokal.
“MBG ini adalah bukti nyata komitmen Presiden Prabowo dalam membangun bangsa dari pondasi paling dasar, yakni kesehatan dan kesejahteraan rakyat,” tutup Wabup Bantilan








