TABE Malala, – Suasana haru menyelimuti Balai Desa Malala, Kecamatan Dondo, saat kegiatan rembuk stunting digelar pada Selasa (25/6). Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari Sekretaris Camat Dondo, anggota BPD, aparat desa, kader posyandu, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, hingga tokoh pemuda dan lembaga-lembaga lainnya.
Namun sorotan utama tertuju pada sosok Kepala Desa Malala, Al Imran Samad, yang kembali menunjukkan dedikasinya selama dua periode kepemimpinan. Dikenal luas karena kepeduliannya terhadap warga, Al Imran kembali mencuri perhatian dengan pelayanan prima dan sikap rendah hati yang membuatnya dijuluki “Bapak Rakyat” oleh warga desa.
“Beliau tidak pernah membedakan siapa pun. Warga sakit pun langsung ditangani, bahkan tengah malam,” ujar salah satu tokoh perempuan desa dengan mata berkaca-kaca.
Rembuk stunting ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Desa Malala dalam menekan angka stunting dan mewujudkan generasi sehat. Dalam sambutannya, Al Imran menegaskan bahwa isu stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat.
“Ini tugas kita bersama. Anak-anak adalah masa depan desa kita. Jika mereka tumbuh sehat, maka Malala akan tumbuh kuat,” tegasnya.
Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama seluruh elemen yang hadir, menandai awal perjuangan kolektif untuk menekan angka stunting di desa. Warga pun berharap agar semangat kebersamaan ini terus dijaga, dan program-program pro-rakyat tetap menjadi prioritas di bawah kepemimpinan Al Imran.
laporan: fajri









