Gorontalo, tabenews.Com – Kekecewaan mendalam disampaikan Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia Gorontalo (HPMIG) Cabang Manado atas dibatalkannya agenda Halal Bihalal bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo yang rencananya digelar di Manado, Kamis (10/4/2025).
Ketua Umum HPMIG Cabang Manado, Andri Gani, menyesalkan pembatalan sepihak tersebut yang diduga dilakukan oleh oknum berinisial MS dari Bagian Umum Pemprov Gorontalo.
“Pembatalan ini sangat mengecewakan. Kami sudah merancang kegiatan ini dengan matang, menyebar undangan, bahkan beberapa mahasiswa dari Gorontalo sudah datang ke Manado. Tapi tiba-tiba dibatalkan oleh oknum MS, dengan alasan Gubernur ada agenda lain. Padahal informasi yang kami terima, Wakil Gubernur siap hadir mewakili,” ungkap Andri.

Andri menyebut, tindakan tersebut terkesan tidak menghormati semangat silaturahmi yang ingin dibangun, apalagi Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, merupakan bagian dari keluarga besar HPMIG.
“Pak Gubernur adalah mantan Ketua Umum HPMIG Cabang Manado. Sangat tidak elok jika acara ini dibatalkan tanpa pertimbangan yang matang, apalagi oleh seseorang yang bukan pengambil kebijakan tertinggi. Jangan sampai ini menjadi upaya memperlebar jarak antara Gubernur dan Wakil Gubernur,” tegasnya.
Atas insiden ini, HPMIG Manado secara tegas meminta agar Gubernur Gorontalo tidak lagi melibatkan oknum MS dalam agenda-agenda pemerintahan, khususnya yang berkaitan dengan mahasiswa Gorontalo di Manado.
“Kami tidak ingin agenda kebersamaan ini dinodai oleh kepentingan politik praktis. Oknum MS seharusnya menjadi pelayan pimpinan, bukan pembuat jarak. Kami berharap ke depan Gubernur lebih selektif dalam menentukan siapa yang dipercaya mewakili pemerintah di daerah,” pungkasnya










