Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Gorontalo

Indikasi Bekingan di Balik Tambang Ilegal Popayato Barat, LPLH Kantongi Informasi Awal

107
×

Indikasi Bekingan di Balik Tambang Ilegal Popayato Barat, LPLH Kantongi Informasi Awal

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pohuwato, Tabenews.Com – Aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Popayato, Kabupaten Pohuwato, tepatnya di kawasan Popayato Barat seperti Desa Marisa Utara, Desa Dulupi, dan Desa Molosipat, kembali menjadi sorotan.

Aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di sejumlah titik tersebut diduga masih berlangsung dan menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan.

Advertising
banner 325x300
Advertising


Ketua Satgas Lembaga Peduli Lingkungan Hidup (LPLH) Gorontalo, Arya Sahrain, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan, ditemukan sejumlah indikasi yang mengarah pada keterlibatan oknum tertentu dalam aktivitas tambang ilegal tersebut.

“Berdasarkan hasil di lapangan, kami menemukan adanya indikasi keterlibatan oknum, termasuk yang diduga berasal dari unsur legislatif wilayah Popayato Barat. Namun hal ini masih dalam tahap pendalaman dan verifikasi oleh tim kami,” ujar Arya.

Ia menegaskan, pihaknya telah mengantongi sejumlah informasi awal yang saat ini sedang dikaji lebih lanjut sebagai bagian dari proses pengumpulan bukti.

“Sejumlah informasi telah kami rangkum sebagai bahan awal. Ini akan kami tindak lanjuti dengan melaporkan ke partai yang bersangkutan serta ke Direktorat Kriminal Khusus Polda Gorontalo,” tegasnya.

Lebih lanjut, Arya menyampaikan bahwa aktivitas tambang ilegal tersebut telah menyebabkan dampak serius terhadap lingkungan, tidak hanya berupa kerusakan hutan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kualitas dan ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

“Penggunaan alat berat dalam aktivitas tambang menyebabkan air sungai menjadi keruh dan tercemar. Bahkan di beberapa titik, masyarakat mulai kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi ini menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat dan keberlangsungan hidup warga di sekitar wilayah terdampak.

Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan serta dugaan adanya pihak-pihak yang melindungi aktivitas tersebut sebagai faktor utama praktik ini terus berlangsung meski telah berulang kali dilakukan penertiban.

“Kalau tidak ada tindakan tegas dan transparan, maka praktik seperti ini akan terus berulang. Yang dirugikan bukan hanya negara, tapi juga masyarakat dan lingkungan hidup kita,” tambahnya.

Meski demikian, Arya turut menanggapi adanya upaya penertiban yang telah dilakukan oleh aparat di wilayah tersebut. Ia mengapresiasi langkah tersebut, namun menilai belum memberikan dampak signifikan.

“Kami mengapresiasi langkah penertiban yang sudah dilakukan. Namun berdasarkan kondisi di lapangan, aktivitas tambang ilegal masih terus berlangsung di beberapa titik di Popayato Barat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penertiban yang dilakukan sejauh ini belum menyentuh akar persoalan, sehingga aktivitas serupa berpotensi akan muncul kembali dan berulang.

“Artinya, penertiban yang dilakukan belum memberikan efek jera. Kami mendorong agar ada langkah yang lebih tegas, menyeluruh, dan transparan agar persoalan ini tidak terus berulang,” tambahnya.

Satgas LPLH Gorontalo mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi menyeluruh dan menindak tegas siapa pun yang terlibat tanpa pandang bulu.

Kasus tambang ilegal di Popayato Barat sendiri bukanlah persoalan baru. Aktivitas ini terjadi di beberapa titik dan terus berulang, meski telah berulang kali menjadi perhatian publik, namun hingga kini belum menunjukkan penyelesaian yang signifikan

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600