Gorontalo

Seorang Remaja Nyaris Tenggelam di Kolam Renang Lahilote, Dua Mahasiswa UMGO Gerak Cepat Selamatkan Korban

599
×

Seorang Remaja Nyaris Tenggelam di Kolam Renang Lahilote, Dua Mahasiswa UMGO Gerak Cepat Selamatkan Korban

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Gorontalo,Tabenews.com – Kolam Renang Lahilote menjadi salah satu wisata pemandian di tengah kota Gorontalo yang sampai saat ini menjadi kunjungan Favorit bagi masyarakat Gorontalo untuk berwisata.

Namun siapa sangka, Minggu 04 Agustus 2024 pukul 16:45 WITA, di Pemandian tersebut terjadi insiden kecelakaan yang membuat salah satu Remaja hampir kehilangan nyawa karena tenggelam di Pemandian tersebut (Lahilote_Read)

Advertising
banner 325x300
Advertising

Berdasarkan pernyataan Saksi Lia Samiden, bahwa dirinya tidak mengetahui dengan jelas apa yang menyebabkan korban tenggelam namun karena jeritan minta tolong dari salah satu pengunjung yang meminta tolong Lia Samiden bersama Fadila Mohi bergegas menuju TKP dan Menolong Korban.

“Awal nya itu Ka, ada anak kecil yang teriak minta tolong, katanya di bawa kakinya ada orang yang tenggelam dengan cepat Coach Muson (Penjaga Wisata Permandian Lahilote) menyelamatkan korban namun sesampainya korban di amankan ke tepi kolam kondisi korban sudah tidak bernafas dengan tubuh yang sangat pucat.” Pungkasnya

Selanjutnya Lia bersama teman nya Fadila dengan bekal Ilmu yang pernah di pelajari di Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) sebagai Mahasiswa S1Jurusan Keperawatan Fakultas Kedokteran dan ilmu Kesehatan mampu menyelamatkan Korban

” Jadi karena Coach Muson so amankan si korban saya dengan Fadila langsung bergegas ke lokasi korban dan memang pas Torang periksa korban so pucat ka sedang so tidak ada nafas setelah kaki dan tangan so biru bahkan perutnya itu so ta isi air. cuman Alhamdulillah dengan metode Bantuan Hukum Dasar (BHD), saya dengan Fadila melakukan RJP dengan 5 Siklus secara bergantian”. Ucapnya

Dengan upaya yang terus menerus dilakukan oleh Lia bersama Fadila korban dapat diselamatkan sehingga mengeluarkan air dari dalam tubuh korban dengan sedikit muncratan darah, Korban sadar dan dilarikan ke Rumah sakit terdeka ( RS Bunda) untuk mendapatkan perawatan selanjutnya.

Terakhir Lia bersama Fadila Sebagai mahasiswa Umgo Prodi Keperawatan, berharap agar di setiap tempat wisata pemandian terdapat beberapa penjaga pemandian yang memahami Bantuan hukum Dasar (BHD) agar insiden seperti ini dapat dicegah sebelum menimbulkan korban selanjutnya.

“Dari kami ka, kami berharap agar disetiap pemandian, pelatih atau coach yang menjaga keamanan di wisata pemandian tersebut bisa memahami BHD dan saya juga menaruh harapan besar agar dalam hal ini pemerintah bisa fokus agar setiap pemandian kolam renang harus ada papan informasi tentang pemberian bantuan hidup dasar ataupun nomor ambulance yang bisa di hubungi karena, saat korban dilarikan ke RS terdekat tidak ada satu pun pengunjung yang mengetahui nomor ambulans sehingga dilarikan Ke Rs dengan Abang Bentor.”

Sampai dengan saat ini Tim media masih berusaha mendalami informasi lebih detail karena nama dan umur korban belum diketahui disebabkan minnya informasi dari setiap Saksi yang tidak mengetahui nama korban.

Redaksi : Arya

Example 468x60
Example 120x600