RSUD Buol

175 Orang CPNS dan PPPK Dihari Kedua Tes Urine di RSUD Mokolyuri Buol

168
×

175 Orang CPNS dan PPPK Dihari Kedua Tes Urine di RSUD Mokolyuri Buol

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol Tabenews.com – RSUD Mokolyuri Buol pada hari kedua pelaksanaan tes urine CPNS dan PPPK dengan jumlah peserta 175 orang sesuai jadwal yang di edarkan oleh BKD kabupaten Buol, Jum’at (22/8/25).

Tes urine merupakan bagian dari pemeriksaan kesehatan wajib bagi  CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dinyatakan lulus seleksi dan untuk mendapatkan SK.

Advertising
banner 325x300
Advertising

Tes ini bertujuan untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba, psikotropika, prekursor, dan zat adiktif lainnya (NAPZA). 

Sebanyak 175 peserta dari 700 yang merupakan tenaga teknis terlihat antusias mengikuti rangkaian tes urine yang diselenggarakan di rumah sakit Mokolyuri. 

Kabag Umum RSUD Mokolyuri Buol mengatakan bahwa hari ini ada 175 orang yang melakukan tes urine dan hari ini kami serahkan berkas tersebut kepada kaban BKPSDM sesuai jadwal.

“Tadi kami sudah serahkan berkas hasil tes para peserta sebanyak 175 orang untuk di tindak lanjut” ungkap Sahrony saat di hub media.

Ia menambahkan untuk pemeriksaan besok Sabtu akan kami jadwalkan pada pukul 07.30  wita dengan jumlah 175 orang karena kami mengaju di jadwal yang sudah ada.

“Dalam pemeriksaan tes urine ini belum ada kami temukan peserta CPNS atau PPPK yang tersandung narkoba atau pun jenis lainnya karena ini baru hadir kedua dan insyah Allah pemeriksaan ini berjalan dengan lancar” tutup Sahrony.

Disisi lain Wakil Bupati Buol, Moh Nasir DJ Daimaroto, menegaskan bahwa pelaksanaan tes urine ini merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh aparatur pemerintahan di lingkungan Pemda Buol bebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Kita ingin memastikan bahwa CPNS dan PPPK yang menerima SK hari ini benar-benar bebas dari barang haram tersebut,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, bagi CPNS dan PPPK yang belum mengikuti tes urine, penyerahan SK akan ditunda hingga yang bersangkutan menjalani tes seperti peserta lainnya.

“Kami tidak akan kompromi dalam hal ini. SK tidak akan diberikan sampai tes urine dilakukan,” tegasnya.

Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, sebagai upaya nyata Pemda Buol dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, bersih, dan berintegritas.

Redaksi

Example 468x60
Example 120x600