buol

Rakyat Menjerit Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Diduga Ditimbun dan Dijual Mahal di Kecamatan Lakea

16
×

Rakyat Menjerit Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Diduga Ditimbun dan Dijual Mahal di Kecamatan Lakea

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol, TabeNews.com – Menjelang bulan suci Ramadan, masyarakat kembali dibuat resah dengan masih maraknya dugaan praktik pangkalan nakal yang menjual gas LPG 3 kilogram di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Dugaan tersebut terjadi di Kecamatan Lakea, tepatnya di Desa Lakea II, Kabupaten Buol.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, salah satu pangkalan gas LPG di Desa Lakea II, Kecamatan Lakea, diduga menyalurkan tabung gas 3 kg tidak sesuai peruntukannya. 

Pangkalan yang pemiliknya berinisial S, beralamat di Dusun I, Jalan Poros Desa Lakea II, diduga menjual tabung gas LPG 3 kg ke kios-kios dengan harga sekitar Rp35 ribu per tabung.

Selanjutnya, gas LPG tersebut dijual kembali oleh pihak kios kepada masyarakat dengan harga yang jauh lebih tinggi, yakni berkisar antara Rp60 ribu hingga Rp65 ribu per tabung. 

Kondisi ini menimbulkan keluhan serius dari warga, terutama menjelang Ramadan di mana kebutuhan rumah tangga meningkat.

Ironisnya, ketika masyarakat mendatangi pangkalan secara langsung, mereka justru kerap mendapatkan jawaban bahwa stok gas sedang kosong. Namun di sisi lain, tabung gas LPG 3 kg tersebut masih tersedia di sejumlah kios dengan harga tinggi.

Salah satu warga Desa Lakea II yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut.

“Kami sangat kesulitan mendapatkan gas. Setiap ke pangkalan selalu dibilang kosong, tapi ternyata gasnya dijual ke kios. Dari pangkalan harganya Rp35 ribu, lalu kios menjual sampai Rp60 ribu bahkan Rp65 ribu per tabung,” ungkapnya. Selasa (10/2/26).

Warga menilai praktik tersebut sangat merugikan masyarakat kecil dan bertentangan dengan tujuan subsidi LPG 3 kg yang diperuntukkan bagi warga kurang mampu. 

Mereka pun mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Buol, melalui instansi terkait, untuk segera turun ke lapangan melakukan inspeksi dan penertiban, khususnya di wilayah Kecamatan Lakea.

Masyarakat berharap, menjelang Ramadan, pemerintah dapat bersikap tegas terhadap pangkalan maupun kios yang diduga bermain harga, agar distribusi gas LPG 3 kg kembali sesuai aturan dan harga tetap terjangkau.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak  instansi terkait di Kabupaten Buol.

Redaksi

Example 468x60
banner 325x300
Example 120x600