Bangkep, TABEnews. —
Kapolres Bangkep AKBP BAMBANG HERKAMTO, S.H meninjau dan monitoring langsung pelaksanaan vaksinasi serentak pada anak usia 6-11 tahun untuk memastikan berjalan dengan baik yang berlangsung di SDN Pembina , Desa Baka Kecamatan Tinangkung Kabupaten Bangkep. Rabu (27/01/2022).
Dalam kegiatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun itu , diikuti murid-murid dari 4 Sekolah Dasar (SD) Negeri yakni SDN Pembina , SDN 1 Salakan, SDN 2 Salakan dan SDN Tompodau.
Vaksinasi di SDN Pembina Itu melibatkan vaksinator dari tim vaksinator Mabes Polri yang di BKO-kan di wilayah hukum (wilkum) Polres Bangkep, juga dari tim vaksinator Dinas Kesehatan dan PKM Salakan.
Kapolres Bangkep yang di dampingi oleh beberapa Kasatnya dan Kapolsek Tinangkung ketika berada di lokasi pelaksanaan vaksinasi , melakukan sapa senyum salam kepada para tim medis, guru dan para orang tua murid yang mendampingi anak-anaknya.
Tidak lupa juga kepada anak-anak murid berumur 6-11 tahun yang akan di vaksin maupun belum, orang nomot satu di Polres Bangkep itu menyapa dan memberi semangat kepada mereka.
” Dalam vaksinasi , Polres Bangkep sebagai pendamping , mendorong pada Pemerintah Daerah disini dan instansi terkait lainnya untuk melakukan sosialisasi anak usia 6-11 tahun ” Kata Kapolres Bangkep.
” Launchingnya sudah di lakukan minggu lalu oleh Pemda Bangkep. Vaksinasi pada anak 6-11 tahun ini perlu disosialisasikan pada orangtua mereka agar mengerti, tahu akan manfaatnya” Sambungya.
“Vaksin yang diberikan sudah di uji dan aman yang disesuaikan dengan umur mereka. Tentu tim medis atau vaksinator akan mengecek dulu boleh atau tidaknya anak murid di vaksin. Kalau ada keluhan dari anak-anak yang sudah di vaksin, akan di lakukan pemeriksaan selanjutnya oleh medis dari Puskesmas terdekat bersama Bhabinkamtibmas. Jadi tidak perlu khawatir ” Pungkas AKBP BAMBANG HERKAMTO.SH.
Kasubbag Humas Polres Bangkep Akp Nicolas Wagey.SH menjelaskan bahwa vaksinasi serentak pada anak umur 6-11 tahun diberikan masih dosis 1 (satu) supaya imun tubuh anak kuat dan semoga pencegahan pada penularan virus covid-19 dapat diminimalisir.













