buol

Musorkab II KONI Buol 2025 Digelar, Momentum Konsolidasi Menuju Puncak Prestasi

172
×

Musorkab II KONI Buol 2025 Digelar, Momentum Konsolidasi Menuju Puncak Prestasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol TabeNews.com — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buol resmi menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Ke-II Tahun 2025 dengan mengusung tema “Buol Hebat Menuju Puncak Prestasi”, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Srikandi, Kelurahan Kulango, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol.

Musorkab tersebut dihadiri langsung oleh Pengurus KONI Provinsi Sulawesi Tengah Mansyur Pondang, S.H., M.H., selaku Koordinator Wilayah (Korwil) Buol–Tolitoli. Turut hadir Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo, M.M., Plt. Sekda Buol Moh. Yamin Rahim, S.H., M.H., Ketua KONI Kabupaten Buol H. Abdullah Batalipu, S.Sos., M.Si, jajaran pengurus KONI Kabupaten Buol, serta perwakilan pengurus 27 cabang olahraga (cabor) se-Kabupaten Buol.

Advertising
banner 325x300
Advertising

Ketua Panitia Musorkab II KONI Buol, Dr. Tonang Malongi, MA dalam laporannya menyampaikan bahwa Musorkab merupakan forum strategis untuk mengevaluasi kinerja pengurus KONI periode 2022–2025 sekaligus merumuskan arah kebijakan dan program kerja ke depan.

Ia menjelaskan bahwa olahraga prestasi menjadi sektor penting dalam pembangunan daerah, baik dari sisi peningkatan prestasi maupun pengembangan sumber daya manusia unggul. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan fasilitas, KONI Buol tetap berkomitmen menjalankan tugas pembinaan olahraga secara optimal.

“Dukungan Bupati Buol yang baru menjabat sekitar 10 bulan terakhir sangat luar biasa, khususnya terhadap pembinaan cabang-cabang olahraga di Kabupaten Buol,” ungkapnya.

Musorkab II KONI Buol bertujuan untuk:

1. Mengevaluasi program kerja kepengurusan sebelumnya;

2. Merumuskan kebijakan dan program kerja periode selanjutnya;

3. Memilih Ketua Umum KONI Kabupaten Buol serta menyusun kepengurusan baru secara demokratis.

Kegiatan ini dibiayai melalui Anggaran Pemerintah Kabupaten Buol melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata.

Ketua Umum KONI Kabupaten Buol, H. Abdullah Batalipu, S.Sos., M.Si, dalam sambutan terakhirnya menyampaikan bahwa Musorkab merupakan amanat organisasi yang wajib dilaksanakan setiap empat tahun sekali.

Ia mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi para pengurus cabor yang telah berjuang selama hampir satu dekade meski dengan keterbatasan anggaran dan tanpa honor.

“Selama 10 tahun kepemimpinan, kami telah meletakkan fondasi pembinaan olahraga dengan 27 cabang olahraga, menyiapkan atlet, pelatih, wasit, dan pengawas pertandingan. Fondasi ini kami serahkan kepada kepengurusan berikutnya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Buol atas dukungan nyata terhadap dunia olahraga, termasuk peningkatan fasilitas Stadion Kuonoto yang kini dapat digunakan pada malam hari.

Koordinator Wilayah Buol–Tolitoli KONI Provinsi Sulawesi Tengah, Mansyur Pondang, S.H., M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan Musorkab Buol dinilai lebih cepat dari jadwal, namun tetap sah dan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI.

“Langkah percepatan ini justru sangat strategis agar Kabupaten Buol memiliki waktu yang cukup mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-10 di Kabupaten Morowali pada 2–12 November 2026,” jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa Porprov Morowali akan mempertandingkan 27 cabang olahraga dengan 31 nomor pertandingan, sehingga dibutuhkan persiapan matang sejak dini. Mansyur juga menekankan pentingnya konsolidasi organisasi, pembinaan atlet, serta kepatuhan terhadap regulasi organisasi.

Lebih lanjut, ia menyampaikan target besar KONI Sulawesi Tengah pada PON 2028 di NTB–NTT, yakni masuk 10 besar nasional dengan target 30 medali emas.

“Target ini telah mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sulawesi Tengah. Yang dibutuhkan sekarang adalah program yang detail, pelatih yang profesional, atlet yang disiplin, dan sinergi anggaran,” tegasnya.

Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo, M.M., dalam sambutannya sekaligus membuka Musorkab II KONI Buol secara resmi, menyatakan keyakinannya bahwa fondasi olahraga Kabupaten Buol telah dibangun dengan kuat oleh kepengurusan sebelumnya.

“Tidak ada gaji, tidak ada upah, tetapi semangat dan kerja keras para pengurus selama ini telah mengangkat kembali nama Buol di tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung pembinaan olahraga, termasuk persiapan menghadapi Porprov Morowali. Ia menargetkan Kabupaten Buol mampu masuk 5 besar pada Porprov mendatang.

“Olahraga tidak bisa dibangun sendiri. Harus ada kolaborasi antara atlet, pelatih, ofisial, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Olahraga bukan sekadar hobi, tetapi harus berujung pada prestasi,” tegas Bupati.

Ia juga mengajak seluruh cabang olahraga untuk fokus membina atlet lokal agar tidak lagi membela daerah lain, serta menjadikan olahraga sebagai sarana mengharumkan nama Kabupaten Buol.

Musorkab II KONI Buol 2025 diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi, penguatan pembinaan atlet, serta langkah awal menuju prestasi olahraga yang lebih gemilang, sejalan dengan visi “Buol Hebat Menuju Puncak Prestasi.”

Redaksi

Example 468x60
Example 120x600