TABENews Tolitoli – Melalui Musyawarah Besar (Mubes) yang digelar di Pantai Lalos, Selasa (13/5/2025), Moh Besar Bantilan (MBB) resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Generasi Panasakan Bersatu. Meskipun MBB saat ini sedang berada di luar kota, kehadiran fisiknya tidak menghalangi para peserta Mubes untuk memilihnya secara aklamasi.
Penetapan MBB yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Tolitoli ini disambut dengan antusias oleh peserta yang mayoritas merupakan generasi muda dari lingkungan Panasakan. Dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat persatuan, Mubes berlangsung tertib dan khidmat, mencerminkan semangat regenerasi dan penguatan nilai-nilai adat yang menjadi fondasi komunitas Panasakan.
Pembina Generasi Panasakan Bersatu yang juga Raja Tolitoli ke-XVII, Moh Saleh Bantilan, turut memberikan pesan moral kepada para peserta. Ia menekankan pentingnya keberanian sebagai kunci kemajuan generasi muda Panasakan.
“Suatu penghalang untuk maju itu adalah perasaan takut. Jadi kamu ini harus berani kalau mau maju. Tapi beraninya itu di hal-hal yang positif,” pesan Raja Tolitoli dengan nada tegas namun membangun.
Pesan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi para pemuda yang hadir. Mereka menyambut baik pesan Raja dan menjadikannya sebagai komitmen bersama dalam membangun organisasi ke depan.
Selain menetapkan MBB sebagai ketua umum, Mubes juga menghasilkan keputusan penting lainnya, termasuk penetapan struktur kepengurusan organisasi. Sejumlah nama dari kalangan muda ditunjuk untuk mengisi posisi strategis dalam kepengurusan Generasi Panasakan Bersatu. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, namun memiliki semangat yang sama dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya serta mendorong kemajuan sosial kemasyarakatan Panasakan.
Menurut salah satu peserta Mubes, organisasi ini dibentuk sebagai wadah untuk menyatukan potensi generasi muda Panasakan yang tersebar di berbagai daerah. “Kami ingin memberikan kontribusi nyata, baik untuk daerah maupun untuk mempertahankan nilai-nilai adat istiadat,” ujarnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan ini, Generasi Panasakan Bersatu diharapkan menjadi motor penggerak yang mampu menjawab tantangan zaman, sekaligus menjaga warisan budaya yang telah lama dijaga oleh para leluhur. MBB sendiri, meski belum memberikan sambutan langsung, disebut telah menerima hasil Mubes dengan penuh tanggung jawab dan komitmen.
Mubes ini menandai babak baru bagi komunitas Panasakan dalam memperkuat identitas, solidaritas, dan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Tolitoli.
laporan: paje








