Buol Tabenews.com — Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pembinaan sekaligus memenuhi kebutuhan dasar warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Leok Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah menyalurkan ompreng dan gelas tutup kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Sabtu (15/11).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Sub Seksi Pembinaan, Rahima H. Usman, sebagai bentuk perhatian terhadap kenyamanan, kesehatan, dan kebersihan WBP selama menjalani masa pembinaan.
Pembagian perlengkapan makan ini merupakan langkah nyata untuk memastikan setiap warga binaan memiliki peralatan pribadi yang layak, higienis, dan memenuhi standar sanitasi di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam keterangannya, Rahima H. Usman menegaskan bahwa penyediaan ompreng dan gelas tutup merupakan bagian penting dari upaya pembinaan yang memperhatikan aspek kesehatan dan ketertiban.
“Pemberian perlengkapan makan ini penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan warga binaan. Kami berharap fasilitas ini dapat digunakan dengan baik sehingga membantu kenyamanan mereka selama menjalani pembinaan,” ujar Rahima.
Sementara itu, Kepala Lapas Leok, Achmad Adrian, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kerja keras jajaran pembinaan dalam memastikan kebutuhan dasar WBP dapat terpenuhi secara merata dan tepat sasaran.
“Kegiatan ini menunjukkan komitmen kami untuk menghadirkan layanan pemasyarakatan yang lebih baik. Pemenuhan fasilitas dasar seperti ini adalah bagian dari tanggung jawab kami dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat dan manusiawi,” tuturnya.
Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, turut memberikan dukungan penuh atas pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat kualitas pembinaan di wilayah Sulawesi Tengah.
Dengan adanya pembagian ompreng dan gelas tutup ini, Lapas Leok berharap kenyamanan serta kebersihan warga binaan semakin terjaga, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang lebih tertib, sehat, dan manusiawi.
Redaksi










