buol

Lapangan Sepak Bola Lamakan Ditanami Pisang Oleh Ahli Waris Keluarga Kibas “Ini Pernyataan Ariman Kibas”

1819
×

Lapangan Sepak Bola Lamakan Ditanami Pisang Oleh Ahli Waris Keluarga Kibas “Ini Pernyataan Ariman Kibas”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol, Tabenews.com – Lapangan sepak bola di Desa Lamakan, Kecamatan Karamat, Kabupaten Buol Sulawesi Tengah, ditanami pohon pisang oleh Ariman R. Kibas, sebagai ahli waris dari lokasi tersebut.

Puluhan tanaman pisang yang memenuhi lapangan sepakbola tersebut menyebabkan para warga tidak bisa bermain di lapangan itu.

Advertising
banner 325x300
Advertising

Lokasi lapangan sepakbola diklaim salah satu warga  dimulai  sejak sepekan saat pelaksanaan pemagaran oleh pemerintah desa tanpa mengundang ahli waris, Senin (9/12/2024).

Ahli waris Ariman menanami pohon pisang sebagai bentuk protes bahwa tanah itu milik kakeknya dan belum pernah dihibahkan bahkan dijual kepada siapapun.

Diduga pihak pemerintah desa dalam hal kades Lamakan tidak perna mengundang keluarga ahli waris dalam hal menyelesaikan permasalahan ini agar program pemagaran lapangan tersebut tidak menjadi permasalahan di kemudian hari.

Ariman R Kibas saat di konfirmasi media mengatakan bahwa pada hari Jum’at (6/12/2024) kades menyampaikan untuk melakukan pemagaran lapangan untuk program tahun 2024 akan tetapi kades Lamakan tidak perna mengundang para ahli waris untuk membicarakan program pemagaran lapangan.

“Kami tidak di undang untuk musyawarah soal pembangunan pemagaran lapangan tapi tentunya kades harus mengundang ahli waris, tapi yang anehnya kades Lamakan tersebut mengundang masyarakat lain untuk melakukan pengukuran tapi kami selaku ahli waris menghentikan sebelum dilakukan musyawarah” tutur Ariman R Kibas saat media menghubungi melalui WhatsApp pribadi.

Lanjut Ariman, maka kami selaku ahli waris melakukan penanaman pohon pisang di lokasi lapangan sebagai harta warisan orang tua kami yang sampai saat ini belum ada hibah ke pemerintah desa, kami berharap pemerintah kecamatan segera menyelesaikan permasalahan ini karena kades Lamakan sudah tidak peduli lagi terhadap keluarga kibas selama ini.

Media mencoba menghubungi kades Lamakan dan Camat Karamat tapi tidak ada respons, sampai berita ini ditayang.

Redaksi

Example 468x60
Example 120x600