Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
buol

KOPAJA ke-9 Digelar di Masjid Jabal Nur Kali, Bupati Buol Sempatkan Shalat Jumat

169
×

KOPAJA ke-9 Digelar di Masjid Jabal Nur Kali, Bupati Buol Sempatkan Shalat Jumat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol TabeNews.com — Masjid Jabal Nur Kali yang berada di Kompleks Tugu Bambu Kuning kembali menjadi pusat kegiatan keumatan melalui agenda KOPAJA (Kopi Pasca Jumat) ke-9 yang digelar pada Jumat, 26 Desember 2025, bertepatan dengan Jumat terakhir di bulan Desember tahun 2025. 

Kegiatan ini dilaksanakan usai Salat Jumat dan diikuti oleh jamaah masjid serta masyarakat sekitar.

Advertising
banner 325x300
Advertising

KOPAJA merupakan kegiatan silaturahmi yang dikemas secara sederhana namun sarat makna, yakni ngopi bersama setelah Salat Jumat sebagai wadah diskusi ringan, mempererat ukhuwah islamiyah, serta memperkuat kebersamaan antarjamaah. 

Pelaksanaan di Jumat terakhir penghujung tahun ini sekaligus menjadi ruang refleksi perjalanan ibadah dan kehidupan sosial umat selama tahun 2025, serta ajang memperkuat komitmen kebersamaan dalam menyongsong tahun baru.

Pada pelaksanaan Salat Jumat kali ini, Ustadz Moh. Iqbal Lahama, S.Sos., MH bertindak sebagai khatib Jumat. Dalam khutbahnya, ia menekankan pentingnya menjaga persatuan umat, memperbanyak muhasabah diri di akhir tahun, serta memperkuat peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan sosial dan kemasyarakatan.

Ketua Pembangunan Masjid Jabal Nur Kali, H. Ibrahim M. Gesa, menyampaikan bahwa kegiatan KOPAJA merupakan bagian dari upaya memakmurkan masjid dan menghidupkan suasana kebersamaan di tengah masyarakat, khususnya pada momentum akhir tahun.

“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang silaturahmi dan komunikasi umat. Di akhir tahun ini, KOPAJA menjadi sarana untuk bersyukur, saling menguatkan, serta memperbaiki niat dalam menyongsong tahun yang akan datang,” ujarnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Pembangunan Masjid Jabal Nur Kali, Wawan Laindjong, menjelaskan bahwa KOPAJA telah menjadi agenda rutin dan selalu mendapat sambutan positif dari jamaah.

“Alhamdulillah, setiap pelaksanaan KOPAJA antusias jamaah terus meningkat. Apalagi kali ini dilaksanakan pada Jumat terakhir di bulan Desember, suasana kebersamaan terasa lebih khidmat dan penuh makna sebagai penutup kegiatan keumatan di tahun 2025,” ungkapnya.

Sementara itu, Imam Masjid Jabal Nur Kali, Umar T. Laindjong, mengapresiasi keterlibatan jamaah dan para donatur yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk memperkuat ukhuwah islamiyah. Semoga kebersamaan yang terbangun melalui KOPAJA di penghujung tahun ini menjadi ladang amal, penguat persaudaraan, dan membawa keberkahan dalam menyongsong tahun 2026,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Buol Risharyudi Triwibowo menyampaikan apresiasi atas konsistensi pengurus Masjid Jabar Nur Kali dalam menghidupkan masjid melalui kegiatan keumatan yang sederhana namun syarat makna.

Menurut Bupati, Kopaja merupakan contoh konkret bagaimana masjid dapat menjadi pusat pembinaan moral, persatuan, dan komunikasi sosial masyarakat.

“Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan seperti Kopaja ini. Masjid yang makmur akan melahirkan masyarakat yang berakhlak, rukun, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” ungkap Risharyudi Triwibowo.

Senada dengan itu, Camat Biau, Kahar Lamaka, S.Sos, menilai Kopaja sebagai sarana strategis dalam mempererat silaturahmi antarjamaah sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat aktivitas sosial-keagamaan di wilayah Kecamatan Biau.

“Kegiatan ini sangat positif karena mampu menghadirkan suasana kebersamaan, keterbukaan, dan kekeluargaan. Kami berharap Kopaja terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lain,” ujar Kahar Lamaka.

Dengan mengusung semangat kebersamaan, kesederhanaan, dan refleksi akhir tahun, KOPAJA Masjid Jabal Nur Kali diharapkan terus menjadi inspirasi dalam menghidupkan masjid sebagai pusat ibadah, silaturahmi, dan pemberdayaan umat di wilayah Kali dan sekitarnya, sekaligus menjadi tradisi positif yang berkelanjutan dari tahun ke tahun.

Redaksi

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600