Palu, TabeNews.com – Di sela-sela pelantikan sebagai Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tengah, H. Risharyudi Triwibowo, MM yang juga merupakan tokoh penting dari Kabupaten Buol, memanfaatkan momentum tersebut untuk memperjuangkan sejumlah agenda strategis bagi daerahnya.
Dalam keterangannya, Risharyudi mengungkapkan bahwa dirinya saat ini tengah berada di Kota Palu dan telah melakukan pertemuan dengan Gubernur Sulawesi Tengah serta anggota DPR RI Komisi XII, Ratna Juwita.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam rangkaian kegiatan PKB, sekaligus dimanfaatkan untuk mengadvokasi berbagai kebutuhan pembangunan di Kabupaten Buol.
“Ada beberapa agenda penting yang kami dorong dalam pertemuan tersebut. Ini bagian dari ikhtiar untuk mempercepat pembangunan dan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat Buol,” ujarnya.
Adapun sejumlah poin utama yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut antara lain percepatan proses penerbitan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Buol sejak Mei 2025 dan hingga kini masih berproses di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Selain itu, Risharyudi juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur jalan penghubung antara Kokobuka dan Lambunu. Jalur tersebut dinilai strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Tak hanya itu, ia turut menyampaikan permohonan pengadaan fasilitas eskalator untuk Masjid Agung Buol. Hal ini, menurutnya, merupakan bagian dari realisasi janji politik Gubernur Sulawesi Tengah saat melakukan kunjungan ke Buol dan melaksanakan salat subuh berjamaah di masjid tersebut.
“Ini bukan sekadar janji, tapi bentuk komitmen yang kita harapkan bisa segera direalisasikan demi kenyamanan masyarakat, khususnya para jamaah Masjid Agung Buol,” tambahnya.
Risharyudi juga mengungkapkan bahwa agenda perjuangan tersebut masih akan berlanjut. Ia dijadwalkan menghadiri acara Haul Guru Tua di Alkhairaat pada keesokan harinya, sebelum kembali melanjutkan pertemuan dengan Gubernur dan sejumlah menteri di tingkat pusat.
Pertemuan tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya “mengamen program”, yakni mencari peluang dukungan dan kemudahan dari pemerintah pusat untuk mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Buol.
Di akhir pernyataannya, Risharyudi memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Buol agar setiap ikhtiar yang dilakukan dapat membuahkan hasil yang maksimal.
“Mohon doa dari seluruh masyarakat Buol. Semoga setiap langkah ini membawa kebaikan dan kemajuan bagi daerah yang kita cintai,” tutupnya.
Redaksi










