Jakarta, Tabenews.com — Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Buol, Karianto, menyampaikan laporan akhir kegiatan penguatan kelembagaan pengawas pemilu bersama mitra kerja yang dilaksanakan di Kantor Bawaslu Republik Indonesia, Jakarta, pada Senin (4/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Karianto menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan sebagai pondasi bagi keberlangsungan demokrasi yang sehat dan berintegritas.
“Penguatan kelembagaan bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi tegaknya demokrasi di tingkat lokal maupun nasional,” ujar Karianto.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa selama proses pelaksanaan kegiatan di Kabupaten Buol, Bawaslu aktif melibatkan berbagai unsur mitra kerja, di antaranya pemerintah daerah, kepolisian, kejaksaan, lembaga kepemudaan, serta organisasi masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas pengawasan pemilu yang partisipatif dan berkelanjutan.
“Melalui forum ini, kami berhasil menghimpun berbagai masukan dan evaluasi dari para pemangku kepentingan yang akan menjadi dasar penyusunan strategi pengawasan ke depan,” tambahnya.
Kegiatan pelaporan ini juga diikuti oleh seluruh Bawaslu kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Tengah, termasuk Bawaslu Kabupaten Buol. Forum tersebut menjadi ajang pertukaran pengalaman, pembelajaran, serta perumusan langkah strategis untuk memperkuat integritas penyelenggaraan pemilu di daerah masing-masing.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan peran Bawaslu, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, semakin solid dalam mengawal proses demokrasi yang bersih, jujur, dan adil di seluruh wilayah Indonesia.
Redaksi









