TOLITOLI, TABENEWS.com – Kondisi jembatan yang menjadi akses alternatif penghubung Desa Malomba dan Desa Anggasan, Kecamatan Dondo, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, kembali memprihatinkan.
Jembatan yang cukup sering digunakan masyarakat tersebut menjadi salah satu akses penting, baik bagi pengendara roda dua maupun roda empat. Kondisinya semakin mendapat perhatian karena jalur ini ramai dilalui warga saat hari pasar di Desa Anggasan.
Para pedagang dan masyarakat dari sejumlah wilayah memanfaatkan jembatan tersebut untuk menuju pasar rakyat. Karena itu, kerusakan jembatan dinilai tidak hanya menyangkut persoalan infrastruktur, tetapi juga berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
Kepala Desa Anggasan, Ruslan M Hadi, mengatakan jembatan tersebut memiliki peran vital karena menjadi penghubung antarwilayah sekaligus membuka akses masyarakat terhadap aktivitas ekonomi.
“Jembatan ini menyambungkan kampung dan menyambungkan akses kehidupan perekonomian masyarakat. Kalau rusak, tugas kita semua harus memperbaikinya,” kata Ruslan.
Menurut Ruslan, kondisi jembatan saat ini mulai kembali memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius. Jika tidak segera ditangani, kerusakan dikhawatirkan mengganggu mobilitas warga yang selama ini mengandalkan jalur tersebut sebagai akses alternatif antara Malomba dan Anggasan.
Ia menegaskan, Pemerintah Desa Anggasan tidak tinggal diam. Upaya perbaikan dan kepedulian terhadap infrastruktur masyarakat tetap dilakukan, termasuk mendorong semangat gotong royong di tengah warga.
“Kami hadir untuk memperbaiki, sebab jembatan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Mari turun tangan, bergotong royong, wujudkan akses yang aman untuk kemaslahatan rakyat,” ujarnya.
Namun, Ruslan menyebut penanganan jembatan membutuhkan dukungan lebih besar karena akses tersebut tidak hanya digunakan oleh warga Desa Anggasan.
Kepentingannya menyangkut mobilitas masyarakat dari dua wilayah serta aktivitas perdagangan, terutama pada hari pasar.
Karena itu, ia berharap dinas terkait dapat turun langsung meninjau kondisi jembatan dan mengambil langkah penanganan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Harapan kami, Dinas terkait bisa memberikan perhatian dan membantu memperbaiki jembatan ini. Ini akses penting bagi masyarakat, terutama ketika hari pasar,” pungkasnya.***









