Gorontalo

Carut Marutnya Aksi Separatisme, Kabid Hikmah, Politik dan Kebijakan Publik IMM Cabang Kota Gorontalo Angkat Bicara

407
×

Carut Marutnya Aksi Separatisme, Kabid Hikmah, Politik dan Kebijakan Publik IMM Cabang Kota Gorontalo Angkat Bicara

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Gorontalo Tabenews.com – Carut Marutnya Isu isu separatisme yang terjadi di Provinsi Gorontalo adalah sebuah peristiwa yang menarik perhatian seluruh masyarakat Gorontalo.

Awal mulanya isu ini berkembang setelah beredarnya Foto bendera bintang kejora dan juga pertemuan Anggota KNPB pada tanggal 24 Juli 2024 dan sampai dengan saat ini yang baru saja beredar berkibarnya Bendera bintang kejora pada tanggal 15 Agustus 2024 di sekretariat Mahasiswa Papua jalan Cendrawasih Kota Gorontalo, Jum’at (16/08/24).

Advertising
banner 325x300
Advertising

Setelah beredarnya Foto Bendera bintang kejora sebagai bendera dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang telah dikibarkan di kota Gorontalo, dapat menarik perhatian dari seluruh kalangan aktivis Kota Gorontalo termasuk Arya sebagai Ketua Bidang Hikmah, Politik, dan Kebijakan Publik Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Gorontalo.

Dalam narasi yang disampaikan oleh Arya, bahwa dirinya secara kelembagaan menolak jika ada gerakan separatisme dan juga aksi radikalisme yang terjadi di Kota Gorontalo apapun bentuknya dan apapun kedok nya jika ketahuan maka Arya bersama IMM Kota Gorontalo akan selalu yang terdepan demi menjaga stabilitas NKRI.

Menurut Arya bahwa Sebagai Kader IMM wajib hukumnya untuk taat pada perintah Al Qur’an dan Perintah konstitusi dalam menjaga stabilitas NKRI

” Kamipun menolak dengan keras jika ada aksi aksi separatis di kota Gorontalo atau aksi radikalisme yang dapat memecahkan umat, bangsa dan Negara. Sebagai kader IMM wajib hukumnya kami mematuhi perintah Al Qur’an dan konstitusi untuk menjaga keutuhan NKRI”.

Selanjutnya Arya sebagai kabid Hikmah IMM Cabang Kota Gorontalo, dalam menyikapi isu yang telah beredar di masyarakat, Arya menjelaskan bahwa Foto yang telah beredar adalah Foto lama yang di ambil pada tahun 2023 kemarin yang kemudian di sebarkan pada tanggal 24 Juli 2024 yang berpapasan dengan pertemuan organisasi Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Namun Arya sangat menyayangkan kepada pemerintah karena bendera bintang kejora tersebut benar benar di kibarkan pada tanggal 15 Agustus 2024.

” Foto itu sudah lama, setelah kami melakukan pengecekan di lapangan bahwa foto tersebut foto yang sudah lama yang kemudian disebarkan Kembali. Akan tetapi, foto tersebut menjadi atensi besar apabila terjadi di kemudian hari. Sekarang pada tanggal 15 pun terjadi lantas siapa yang harus bertanggung jawab ?” Pungkas arya

“Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa eksistensi berkibarnya bendera tersebut adalah sebuah tanda bahwa oknum oknum mahasiswa Papua yang berada di lokasi Secara terang terangan ingin berpisah dari NKRI” ucap Arya kepada media.

Terakhir Arya berharap dan juga menghimbau untuk tetap waspada serta wajib melindungi Gorontalo dari ancaman ancaman yang dapat memecah belah keutuhan NKRI.

” Terahir, Kita tidak boleh lengah. Ancaman separatisme dari OPM adalah nyata dan bisa menyebar ke wilayah lain jika kita tidak waspada. Gorontalo, dengan sejarah panjangnya dan nilai-nilai budayanya yang kuat, harus dilindungi dari pengaruh destruktif ini” ucapnya

“Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama dalam menjaga persatuan, meningkatkan kesejahteraan, dan memperkuat nilai-nilai budaya serta keagamaan. Dengan demikian, kita bisa memastikan bahwa Gorontalo tetap damai, sejahtera, dan menjadi bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia” Tutupnya

Redaksi

Example 468x60
Example 120x600