Jakarta, TabeNews.com — Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, melakukan audiensi bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Republik Indonesia terkait rencana implementasi Sekolah Rakyat Rintisan serta pembangunan unit sekolah baru di Kabupaten Buol. Pertemuan berlangsung di Jakarta pada Senin (8/12/25).
Dalam audiensi tersebut, Bupati Buol didampingi perangkat daerah teknis memaparkan secara rinci kesiapan daerah mulai dari aspek kelembagaan, ketersediaan lokasi, data sasaran, hingga dukungan anggaran.
Seluruh dokumen dan persyaratan administratif yang sebelumnya diminta oleh Kementerian Sosial dilaporkan telah dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten Buol.
Bupati Risharyudi Triwibowo menjelaskan bahwa pertemuan itu merupakan langkah strategis dalam mempercepat implementasi Astacita Nasional terkait pembangunan Sekolah Rakyat serta peningkatan akses pendidikan merata, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang teridentifikasi berdasarkan Desil dalam DTSEN.
“Pemerataan pendidikan dan keberhasilan program nasional menjadi perhatian serius kami. Hari ini kami hadir untuk memastikan seluruh proses pembangunan Sekolah Rakyat berjalan sesuai prosedur dan tahapan yang ditetapkan pemerintah pusat,” ujar Bupati Buol.
Program Sekolah Rakyat yang digagas Kementerian Sosial diharapkan mampu menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi kelompok rentan, masyarakat di daerah terpencil, serta anak-anak putus sekolah.
Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial menyambut baik kesiapan Pemerintah Kabupaten Buol. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat realisasi program unggulan tersebut.
Dengan adanya pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Buol optimis bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya dapat segera memasuki tahap implementasi di lapangan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Redaksi









