Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Uncategorized

DLH Tolitoli Angkut Sampah Setiap Malam Ramadhan, Pagi Hari Kota Bersih

97
×

DLH Tolitoli Angkut Sampah Setiap Malam Ramadhan, Pagi Hari Kota Bersih

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


TOLITOLI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tolitoli memastikan kebersihan kota selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M dengan mengangkut sampah setiap malam, khususnya di jalur-jalur yang dilalui masyarakat menuju masjid.
Kepala DLH Tolitoli, Didi Mansur, mengatakan kebersihan menjadi bagian penting dalam kehidupan umat Islam, terlebih di bulan suci Ramadhan.
“At-thuhuru syathrul iman, kebersihan adalah sebagian dari iman. Karena itu, sebagai bagian dari keimanan warga Muslim yang menjalankan ibadah puasa, setiap malam ASN DLH turun mengangkut sampah agar pagi hari setelah salat Subuh kota sudah bersih,” ujar Didi Mansur, Kamis (26/2/2026) pukul 10.34 WITA.
Ia menegaskan, Islam sangat menjunjung tinggi kebersihan dan kesucian dalam setiap aspek kehidupan. Momentum Ramadhan ini, menurutnya, menjadi komitmen bersama untuk menghadirkan Kota Tolitoli yang bersih dan nyaman.
Terapkan Prinsip 3R
Didi menjelaskan, dalam pengelolaan sampah terdapat tiga metode utama yang dikenal dengan prinsip 3R, yakni Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang).
“Reduce menjadi prioritas untuk mencegah timbulnya sampah sejak awal, kemudian Reuse untuk menggunakan kembali barang yang masih bisa dimanfaatkan, dan terakhir Recycle untuk mengolah sampah menjadi produk baru,” jelasnya.
Ke depan, seluruh metode tersebut akan diterapkan secara bertahap. Namun untuk saat ini, fokus utama DLH adalah mengumpulkan dan mengangkut sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA).
Antisipasi Limbah dan Anjing Liar
DLH Tolitoli saat ini juga menghadapi persoalan Limbah Padat Perkotaan (Municipal Solid Waste/MSW), yang berasal dari rumah tangga, sekolah, rumah sakit, serta tempat usaha. Limbah tersebut meliputi kemasan produk, sisa makanan, potongan rumput, furnitur, pakaian, botol, koran, peralatan rumah tangga, hingga baterai dan cat.
Sejak awal Ramadhan, pihaknya menemukan cukup banyak sisa makanan berserakan di jalan pada pagi hari. Hal itu disebabkan anjing liar yang mengais tempat sampah.
Karena itu, Didi mengimbau warga agar sisa makanan diikat dalam kantong plastik sebelum dibuang ke tempat sampah untuk mencegah tercecer.
“Kami dahulukan pengangkutan tong sampah di depan rumah warga dalam kota untuk dibawa ke TPA Kabinuang, agar tidak menumpuk dan mengganggu kebersihan,” tutup Didi, yang baru beberapa pekan menjabat sebagai Kepala DLH Tolitoli.

Armen Djaru

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600