Tulisan: Muh.ย Ikbal Ibrahim S.Pd
Aksi demonstrasi adalah anak kandung dari demokrasi. Pun juga dengan gerakan oposisi politik adalah penting dalam chek and balance kebijakan pemerintah daerah.
Akan tetapi, demonstrasi harus memberi edukasi politik yang mendidik, tidak mengancam stabilitas keamanan daerah apalagi hendak membenturkan masyarakat atas nama kepentingan politik satu kelompok.
Dari pernyataan sikap dan selebaran yang mengatas namakan Aliansi Masyarakat Peduli Buol (AMPB) yang merupakan segelintir elit yang kepentingan pribadinya tidak terpenuhi selama ini jelas memiliki motiv pragmatis, tendensius dan oportunistik.
Jelas sekali, dalam selebaran kalimat yang di gunakan cenderung provokatif dan menyerang personal. Bukanya mengkritisi kebijakan atau program, justru mencoba untuk merendahkan martabat pemerintah daerah.
Berikut beberapa alasan gerakan ini justru menyebar ujaran kebencian, hoax dan berdampak pada konflik horizontal, yakni:
๐). ๐๐๐ฅ๐ข๐ฆ๐๐ญ ๐๐๐ง๐ ๐ค๐๐ฉ ๐๐๐ง ๐๐๐ข๐ฅ๐ข ๐๐ฎ๐ฉ๐๐ญ๐ข ๐๐๐ง ๐๐๐ค๐ข๐ฅ ๐๐ฎ๐ฉ๐๐ญ๐ข ๐๐ฎ๐จ๐ฅ
Kalimat ini jelas sangat provokatif. Sebab, seakan kedua pimpinan daerah ini telah terjerat kasus hukum sehingga harus di tangkap dan diadili.
Selain itu, muatan kalimat ini jelas bentuk deligitimasi kepada aparat penegak hukum. Opini ini jelas di ciptakan seakan Buol sedang dalam keadaan yang tidak aman dan penegakan hukum lemah.
Aliansi ini mengabaikan apresiasi oleh KPK dan BPK yang telah memberikan penghargaan kepada Buol dengan MCP Nomor 1 Sulteng dan 50 besar Nasional, serta 6 kali berturut-turut meraih opini WTP oleh BPK.
2. ๐๐๐ฅ๐ข๐ฆ๐๐ญ ๐ค๐๐ฌ๐๐ซ ๐๐๐ง ๐ฌ๐๐ง๐ ๐๐ญ ๐ญ๐ข๐๐๐ค ๐ฌ๐จ๐ฉ๐๐ง ๐ฒ๐๐ง๐ ๐๐ข ๐ญ๐ฎ๐ฃ๐ฎ๐ค๐๐ง ๐ค๐๐ฉ๐๐๐ ๐๐ฎ๐ฉ๐๐ญ๐ข ๐๐ฎ๐จ๐ฅ ๐ฒ๐๐ง๐ ๐๐๐ซ๐๐ฎ๐ง๐ฒ๐ข โ ๐ข๐๐๐ซ๐๐ญ ๐ฌ๐๐ซ๐ข๐ ๐๐ฅ๐ ๐ฅ๐๐ฉ๐๐ซ ๐ฒ๐๐ง๐ ๐ญ๐๐ง๐ ๐๐ก ๐ฆ๐๐ฅ๐๐ฆ๐ฉ๐ข๐๐ฌ๐ค๐๐ง ๐ก๐๐ฐ๐ ๐ง๐๐๐ฌ๐ฎ๐ง๐ฒ๐โ.
Kalimat tidak pantas, tidak sopan dan beradab ini jelas bukan keluar dari mereka yang terdidik. Kalimat ini hanya bisa keluar dari mereka yang tidak memiliki argumentasi, miskin ide dan hanya mampu menyebar ujaran kebencian di masyarakat.
Kata-kata ini sangat bertentangan dengan etika, nilai dan budaya masyarakat Buol yang di kenal santun, beradab dan menghargai mereka yang lebih tua.
๐). ๐๐ซ๐จ๐ ๐ซ๐๐ฆ ๐๐๐ ๐๐๐ง ๐๐ง๐ ๐๐๐ง ๐๐ง๐ ๐๐จ๐ฐ ๐ญ๐ข๐๐๐ค ๐ฆ๐๐ฌ๐ฎ๐ค ๐๐๐ฅ๐๐ฆ ๐๐๐๐๐?
Oposisi yang tidak memiliki data dan hanya menyebar hoax memang tidak memiliki referensi yang memadai.
Pemgetahuanya hanya di dasarkan pada ketidaksukaan dan kebencianya pada personal.
Karakteristik oposisi yang tidak berkualitas seperti ini, hanya mampu menyerang pribadi, jauh dari kata objektif, memaki, dan jadi petualang politik (baca pragmatis).
Untuk di ketahui, baik program P3K dan One Man One Cow sudah tertuang dalam Target RPJMD yakni pada target produksi jagung 100 ribu Ton dan populasi sapi 50 ribu ekor yang merupakan target RPJMD pemerintah daerah.
Alhasil, program ini telah tercapai khususnya dalam produksi jagung yang sudah melebihi target RPJMD yakni 117 ribu Ton.
Saat ini One Man One Cow sudah sukses dengan membagikan sapi kepada peternak saat ini sudah mencapai angka 35 ribu ekor, dan Program P3K sudah sukses mensejahterakan petani dengan stabilitas harga Jagung yang sudah meningkatkan perekonomian rakyat.
๐). ๐๐๐ฅ๐๐ฆ ๐๐๐๐๐ซ๐๐ฉ๐ ๐๐ค๐ฎ๐ง ๐ฆ๐๐๐ข๐ ๐ฌ๐จ๐ฌ๐ข๐๐ฅ ๐๐ค๐ญ๐จ๐ซ ๐ ๐๐ซ๐๐ค๐๐ง ๐ข๐ง๐ข ๐๐จ๐๐ ๐ฆ๐๐ฆ๐๐๐ง๐ญ๐ฎ๐ซ๐ค๐๐ง ๐ฉ๐๐ฆ๐๐ซ๐ข๐ง๐ญ๐๐ก ๐๐๐๐ซ๐๐ก ๐๐๐ง ๐ฆ๐๐ฌ๐ฒ๐๐ซ๐๐ค๐๐ญ ๐๐๐ง๐ ๐๐ง ๐ฆ๐๐ง๐ ๐ ๐ฎ๐ง๐๐ค๐๐ง ๐ฅ๐๐๐๐ฅ๐ข๐ฌ๐๐ฌ๐ข โ๐ฉ๐๐ง๐๐ฎ๐ค๐ฎ๐ง๐ ๐๐ฆ๐ซ๐๐ง ๐๐๐ญ๐๐ฅ๐ข๐ฉ๐ฎโ ๐ฌ๐๐๐ค๐๐ง ๐๐๐ ๐๐ซ๐๐ ๐ฆ๐๐ง๐ญ๐๐ฌ๐ข ๐ค๐ฎ๐๐ฎ ๐ฉ๐จ๐ฅ๐ข๐ญ๐ข๐ค ๐๐ข ๐ฆ๐๐ฌ๐ฒ๐๐ซ๐๐ค๐๐ญ ๐ฒ๐๐ง๐ ๐ฌ๐๐ฅ๐ข๐ง๐ ๐๐๐ซ๐ก๐๐๐๐ฉ-๐ก๐๐๐๐ฉ๐n.
Padahal, di masyarakat, jelas, tidak ada pengelompokan semacam itu…
Di mata masyarakat mereka adalah Bupati dan mantan Bupati. Tidak ada pengelompokan politik, justru, pengelompokan ini sebenarnya, menurut hemat penulis adalah by desain “menciptakan konflik” dengan memecah belah persaudaraan, kekeluargaan, dan persatuan sesama masyarakat Buol.
Atas dasar itu, kesimpulan penulis, Gerakan ini murni politis, provokatif, memecah belah masyarakat, dan memaparkan fakta hoax yang tidak berbasis data. Basis argumentasi murni kebencian dan ketidaksukaan secara personal pada Bupati dan Wakil Bupati Buol.
Jika kelompok-kelompok seperti ini di biarkan menyebarkan hoax dan ujaran kebencian maka tindakan mereka dapat berdampak pada destabilisasi sosial, situasi tidak aman, konflik horizontal, dan upaya untuk mendeligitamasi pemerintah daerah.
Untuk itu, baiknya masyarakat menilai, siapa-siapa di balik sosok ini, mereka yang selama kepentinganya tidak terpenuhi, dan kemudian menjustifikasi seakan-akan program dan kebijakan pemerintah daerah tidak sesuai keinginan pribadi mereka.
***
Terakhir, penulis sangat menyukai slogan dalam selebaran AMPB yakni โMenjadi Generasi Pemberantas Korupsiโ. Slogan ini sepintas benar, kecuali jika kita tidak mampu mengungkap siapa aktor politik di balik gerakan โprovokasiโ ini.















