buol

Anggota DPRD Tolitoli diduga Terlibat Kasus Penemuan Bayi di Saluran Air Buol

4200
×

Anggota DPRD Tolitoli diduga Terlibat Kasus Penemuan Bayi di Saluran Air Buol

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol Tabenews.com — Sebuah fakta mengejutkan terungkap terkait penemuan seorang bayi di kanal saluran air Kompleks Masjid Agung, Kabupaten Buol, pada 29 September 2024.

Penemuan tersebut sempat menggegerkan warga setempat dan melibatkan seorang perempuan berinisial AIS, 31 tahun, yang diketahui bekerja di salah satu bank di Buol.

Advertising
banner 325x300
Advertising

AIS mengaku menemukan bayi tersebut pada pagi hari sekitar pukul 05.30 WITA dan langsung membawanya ke Puskesmas Biau. Bayi itu masih memiliki tali pusar dan diduga baru dilahirkan beberapa jam sebelumnya. Namun, keterangan AIS mulai diragukan ketika ia kesulitan menunjukkan lokasi penemuan bayi tersebut.

“Kami melihat gelagatnya tidak biasa, seperti ada hal yang disembunyikan,” ungkap seorang dokter yang menangani bayi tersebut. Atas kecurigaan itu, pihak puskesmas segera menghubungi polisi.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, AIS akhirnya mengakui bahwa bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelapnya dengan seorang anggota DPRD Kabupaten Tolitoli berinisial RH. Pengakuan ini memicu kegemparan di masyarakat, mengingat RH diketahui sudah memiliki istri dan menjabat sebagai anggota komisi bidang pembangunan.

AIS, yang merupakan seorang janda dengan dua anak, telah lama dikabarkan memiliki hubungan dekat dengan RH. Skandal ini menjadi perbincangan hangat di media sosial, dengan banyak warganet yang mengenal kedua sosok tersebut.

“Ini mencoreng nama baik lembaga dan harus ditindak tegas. Pejabat harus menjadi teladan, bukan justru terlibat perilaku amoral,” ujar salah satu warga Tolitoli yang enggan disebutkan namanya.

Salah seorang tokoh masyarakat, Rahmadi, mengonfirmasi bahwa RH mengakui bayi tersebut adalah anaknya. Warga mendesak pihak terkait, termasuk badan kehormatan DPRD, untuk mengambil tindakan atas kasus ini demi menjaga integritas lembaga.

Kasus ini juga menjadi sorotan karena partai tempat RH bernaung memiliki nilai-nilai yang berbasis pada moralitas dan agama. Kejadian ini dinilai bertentangan dengan asas-asas tersebut, sehingga partai diharapkan segera memberikan sikap tegas terhadap anggotanya.***

armen djaru

Example 468x60
Example 120x600