buoldaerahjakartanasionalpaluSulteng

Upacara Penutupan DTD-III Ansor Banser PAC Bokat Sekaligus Pembaiat-an Para Peserta Berjalan dengan Khikmat

1015
×

Upacara Penutupan DTD-III Ansor Banser PAC Bokat Sekaligus Pembaiat-an Para Peserta Berjalan dengan Khikmat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol, TABEnews.com – Pelaksanaan Diklat Terpadu Dasar (DTD) III (Tiga) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Banser Kabupaten Buol PAC kecamatan Bokat selesai sudah.

Kegiatan tersebut secara resmi ditutup dalam bentuk Upacara Pembaiat -an para peserta oleh Pembina Upacara yang dipimpin Wakasatkorwil Sulteng Komandan Perwira Rudiyanto, Minggu (24/9/2023).

Advertising
banner 325x300
Advertising

Turut hadir saat penutupan DTD yang dirangkai dengan Pembaiat an para peserta itu, Wakasatkorwil PW GP Ansor Provinsi Sulteng Komandan Rudiyanto Sudarman, SE , Ketua PC Ansor Buol Moh Syam Manto,SKM, Kasatcorcab Banser Buol, Edhy Idris, Perwira Susbalan Sigi Marzuki, SH, Perwira Ilham, Perwira Hasanudin, Perwira Moh Ramly Bantilan, Ketua PAC Biau, Saprudin, S.IP, Ketua PAC Karamat, Ketua PAC Bokat, Ketua Panitia, Deswanser PC Ansor Buol, jajaran pengurus PAC Ansor Buol dan seluruh Anggota Ansor-Banser Kab Buol serta Peserta DTD III Bokat.

Meski saat upacara penutupan kegiatan dengan hal yang baru sesuai arahan Ketua Komandan tertinggi Satkorwil Banser Sulteng, Proses Pembaiat an dan penutup DTD berjalan hikmad dan lancar.

Dalam Amanah Ketua PW Ansor Sulteng Moh Risky Lembah SH MH melalui Wakasatkorwil Banser Sulteng Komandan Perwira Rudiyanto Sudarman, SE, menyampaikan terima kasih atas kesediaan peserta dalam mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar secara utuh.

“Terima kasih kepada para sahabat dan sahabati semua yang dengan rela mengikuti diklat dasar terpadu selama tiga hari,  hingga terakhir ini,” kata Rudiyanto saat menjadi inspektur upacara penutupan DTD III Ansor Banser Bokat.

Lanjut Rudiyanto mengingatkan peserta yang sebelumnya dibaiat sebagai anggota Ansor Banser untuk meluruskan niat dalam mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar ini.

“Niat adalah jantung dari gerakan kita semua. Oleh karena itu kita harus memasang niat dengan benar. Jaga ulama kita dan bela negara kita. Ini yang selalu saya ulang-ulang tanpa jemu di setiap kesempatan bersama sahabat dan sahabati di setiap daerah. Kalau kita lupa, mari kita perbaharui niat,” ucap Rudiyanto

Ia meminta peserta untuk tetap menjalin koordinasi dengan kepengurus Ansor dan Banser di daerah masing-masing setelah pendidikan dan pelatihan selesai.

Selain itu, tanda bahwa kelulusan peserta DTD III Bokat juga ditandai dengan kewajiban bagi peserta untuk di Baiat,” tambahnya.

Kegiatan Pembaiatan dengan melakukan penyiraman air kembang setiap kepala peserta dilakukan oleh Wakasatkorwil Komandan Rudiyanto Sudarman, SE dan Ketua PC GP Ansor Buol.

“Kegiatan berlangsung hikmat dan haru dengan ditandai banyak nya peserta yang meneteskan air mata saat prosesi siraman dan bersalaman dilakukan,” tambahnya.

Tambahnya Wakasatkorwil Rudiyanto, sukses pelaksanaan DTD III Ansor Banser Bokat ini tidak terlepas dari tangan dingin Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Ulawesi Tengah Moh Risky Lembah, SH., MH.

Maka sebagai pelaksana kegiatan, Komandan Rudiyanto mengucapkan apresiasi pada PC GP Ansor Buol, Moh Syam Manto, SKM dan jajarannya serta berbagai pihak lainnya.

Selaku Pemimpin upacara Komandan Perwira Moh Ramly Bantilan, Alumini lulusan Susbalan dan Suspelat 1 Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah dan sekaligus Kader terbaik Banser Buol yang masuk di jajaran pengurus Satkorwil Sulteng.

Ketua PC Ansor Buol, Moh Syam Manto, SKm mengatakan, Pembea’atan dasar Ansor dan Banser kabupatenn Buol semoga saja apa yang dilakukan peserta merupakan satu amal ibadaha disisi Allah Swt.

“Insya Allah peserta untuk ikut acara ini tidak lain adalah meningkatkan iman dan taqwa dan ibadah dengan tujuan baik salah satunya untuk perjuangan Indonesia pada umumnya dan Islam yang menjadi agama dan keyakinan kita, “ungkap Syam

Ia kemudian membimbing 32 peserta untuk mengikrarkan ketulusan sebagai anggota Banser.

“Ikuti saya, ‘Saya masuk Banser lillâhi ta‘alâ, karena Allah ta‘ala, bukan karena ada apa-apanya,” kata Syam Manto diikuti peserta upacara penutupan.

Ia meminta peserta untuk tetap menjalin koordinasi dengan kepengursan Ansor dan Banser di daerah masing-masing setelah pendidikan dan pelatihan selesai.

Syam Manto mengaku bangga dan bersykur,  ini awal perjuangan, dan masih banyak yang mungkin lebih berat atau ringan. Untuk meninggikan agama Allah tidak terlepas dari rintangan dan halangan. Karena dalam menjalankan agama Islam banyak jalan dan tentu senantiasa dilewati dengan tapak demi setapak.

“Kita imbangi dengan perbuatan yang lain tentu sesuai ajaran dan tuntutan agama yang kita yakini ini. Perjuangan lain,  melalui pendidikan, majelis taklim,  majelis zikir dan majelis solawat.  Amalan yang banyak maka kita niatkan untuk perjuangan menentukan kalimah Allah.Nah, banser barisan depan untuk memperjuangkan dan menjaga Ulama serta NKRI  sebagai tujuan” tutup Syam

Sebanyak 32  peserta Diklat Terpadu Dasar (DTD-III) Ansor Banser PAC Bokat berakhir dengan upacara pembaiatan yang digelar di Kompleks Lapangan Kantor Kecamatan Bokat

Adapun 32 peserta terdiri dari 29 peserta Buol dan 3 dari Kabupaten Tolitoli.

Redaksi

Example 468x60
Example 120x600