Poso – Tabenews.com – Menjadi pelaksana mandor Lapangan pelaksana pekerjaan suatu proyek jalan nasional suka dukanya memang sangat melelahkan alis capek. Namun sikon ini cukup saya nikmati dilapangan, ujar Eis yang mengaku sudah 6 bekerja sebagai karyawan pada PT. Tunggal Mandiri Jaya (TMJ) pusat palu.
“Ya. Saya bekerja sebagai karyawan di PT. TMJ, hampir 6 tahun lamanya. Ucapnya, saat bincang-bincang dilokasi proyek jalan nasional, didesa Watuawu kecamatan lage kab. Poso pada (1/8/2023) Selasa sore.
Menjawab pertanyaan media ini, Eis mengaku bahwa dirinya pernah menjadi Mandor Lapangan proyek jalan nasional pernah di Wilayah Laulalang Tolitoli-buol selama dua bulan. Di wilayah Tindaki pada proyek pelebaran jalan nasional hampir setahun lamanya. Kisahnya.
Di wilayah Kabupaten Poso, ucapnya juga hampir beberapa tahun. Itulah suka duka pengalamannya menjadi Pelaksana pengawas (mandor) Lapangan pekerjaan proyek jalan nasional. Jika ada sesuatu yang kurang dilapangan secepatnya harus kami sampaikan kepada pemimpin-pemimpan perusahaan yang ada dikantor pusat, tuturnya.
“Selaku (mandor Lapangan) kami eksekutor terhadap apa yang menjadi kebutuhan material proyek, yang secepatnya disampaikan kepada pemimpin perusahaan. Ujarnya, sambil pamitan untuk urusan penting ke base camp proyek TMJ yang tidak jauh dari lokasi pekerjaan penanganan longsoran pada titik ruas Desa Watuawu. ( Mardi)








