Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
buol

Cetak Relawan Muda Berkarakter, PMI Buol Gelar KEMBARA IV di Bumi Perkemahan Gunung Sanzibar

7
×

Cetak Relawan Muda Berkarakter, PMI Buol Gelar KEMBARA IV di Bumi Perkemahan Gunung Sanzibar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol Tabenews.com – Semangat kemanusiaan dan kebersamaan mewarnai pembukaan kegiatan Kemah Bakti Gembira (KEMBARA) IV Palang Merah Remaja (PMR) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buol Tahun 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Gunung Sanzibar, Kelurahan Kali, Rabu (21/10/2026), resmi dibuka dengan prosesi penyematan tanda peserta sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian kegiatan.

Pembukaan KEMBARA IV dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Kabupaten Buol.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Camat Biau, Lurah Kali, jajaran pengurus PMI Kabupaten Buol, para pembina PMR, serta kepala sekolah tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Buol.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pembinaan generasi muda, khususnya anggota PMR, untuk mengembangkan karakter, meningkatkan keterampilan kepalangmerahan, memperkuat solidaritas, serta menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Buol sekaligus Ketua PMI Kabupaten Buol menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia pelaksana, para pembina, pengurus PMI, pihak sekolah, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan KEMBARA IV Tahun 2026.

Ia menegaskan bahwa KEMBARA bukan sekadar kegiatan perkemahan ataupun ajang perlombaan untuk memperebutkan penghargaan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk membentuk kepribadian yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial.

Menurutnya, menjadi anggota Palang Merah Remaja memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar mengenakan seragam organisasi. Seorang anggota PMR harus mampu menunjukkan sikap peduli, memiliki keberanian untuk melakukan kebaikan, serta siap membantu orang lain tanpa membedakan latar belakang.

“Menjadi anggota PMR bukan hanya tentang mengenakan seragam atau meraih prestasi dalam perlombaan, tetapi belajar memiliki hati yang peduli, keberanian untuk berbuat baik, dan kesediaan membantu sesama tanpa membeda-bedakan,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kemanusiaan harus menjadi dasar dalam setiap tindakan dan perilaku anggota PMR, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Lebih lanjut, Wakil Bupati berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap rangkaian kegiatan dan materi pelatihan dengan sungguh-sungguh.

Berbagai pengetahuan dan keterampilan kepalangmerahan, mulai dari pertolongan pertama hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana, diharapkan dapat dipahami dan dikuasai oleh para peserta.

Keterampilan tersebut dinilai penting sebagai bekal bagi generasi muda agar mampu memberikan pertolongan awal dan berkontribusi dalam situasi darurat sesuai dengan kemampuan serta pengetahuan yang dimiliki.

Selain peningkatan keterampilan, peserta juga diingatkan untuk senantiasa menjaga kedisiplinan, kebersihan lingkungan perkemahan, serta keselamatan selama mengikuti seluruh kegiatan.

Wakil Bupati berharap setiap peserta dapat menunjukkan sikap saling menghormati, bekerja sama, menjaga persaudaraan, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pelaksanaan KEMBARA.

Pelaksanaan KEMBARA IV PMR-PMI Kabupaten Buol Tahun 2026 diharapkan menjadi sarana mempererat hubungan persaudaraan antarsesama anggota PMR dari berbagai sekolah di Kabupaten Buol.

Melalui interaksi, pembelajaran bersama, dan berbagai aktivitas perkemahan, para peserta diharapkan mampu membangun rasa percaya diri, mengembangkan kemampuan bekerja dalam tim, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya PMI Kabupaten Buol dalam mempersiapkan kader-kader relawan muda yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Keberadaan generasi muda yang memiliki kesiapsiagaan dan kepedulian kemanusiaan sangat dibutuhkan, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial maupun situasi kebencanaan.

Kehadiran unsur pemerintah daerah, jajaran PMI, satuan pendidikan, dan para pembina dalam pembukaan KEMBARA IV menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam mendukung pembinaan generasi muda.

Sinergi tersebut diharapkan terus diperkuat agar kegiatan kepalangmerahan tidak hanya menjadi aktivitas organisasi di lingkungan sekolah, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, anggota PMR diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, terampil, berkarakter, memiliki empati, serta siap menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan.

Dengan resmi dibukanya KEMBARA IV, seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan tanggung jawab.

Pembukaan yang ditandai dengan penyematan tanda peserta tersebut sekaligus menjadi awal perjalanan bagi para anggota PMR untuk belajar, berbagi pengalaman, mempererat persahabatan, dan mengasah kemampuan dalam bidang kepalangmerahan.

KEMBARA IV PMR-PMI Kabupaten Buol Tahun 2026 bukan sekadar ajang berkumpul dan berkemah, tetapi menjadi wadah menumbuhkan generasi muda yang peduli, tangguh, disiplin, dan siap mengabdi untuk kemanusiaan.

Redaksi

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600
banner 325x300