Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
buol

Sinergi IDI dan Pemkab Buol, Bakti Sosial Kesehatan HUT IDI Hadirkan Layanan Dokter Spesialis Gratis bagi Masyarakat

1
×

Sinergi IDI dan Pemkab Buol, Bakti Sosial Kesehatan HUT IDI Hadirkan Layanan Dokter Spesialis Gratis bagi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Buol Tabenews.com – Komitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terus diperkuat melalui kolaborasi antara Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Pemerintah Kabupaten Buol. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Kesehatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang dipusatkan di Gedung Puskesmas Bokat, Kabupaten Buol, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan sosial ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian para tenaga medis terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam memberikan akses pemeriksaan dan pengobatan secara gratis hingga layanan dokter spesialis.

Baksos kesehatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah sekaligus Ketua IDI Wilayah Sulawesi Tengah, Dr. dr. Reni A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., perwakilan Pemerintah Kabupaten Buol melalui Kepala Dinas Kesehatan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi profesi kesehatan, jajaran IDI, tenaga medis, serta ratusan masyarakat yang antusias memanfaatkan pelayanan kesehatan yang disediakan.

Dalam laporan dan sambutannya, panitia pelaksana bersama perwakilan IDI Cabang Buol menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut dirancang untuk memberikan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat.

Berbagai layanan medis disiapkan, mulai dari pemeriksaan kesehatan dasar hingga konsultasi dan pengobatan langsung oleh dokter spesialis dari RSUD Mokoyurli.

Pemeriksaan awal atau screening meliputi pengecekan kolesterol, asam urat, gula darah, serta pemeriksaan golongan darah. Layanan ini diharapkan membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga berbagai potensi gangguan kesehatan dapat segera ditindaklanjuti.

Tidak hanya itu, masyarakat juga mendapatkan kesempatan memperoleh pelayanan dari sejumlah dokter spesialis, meliputi spesialis penyakit dalam, anak, saraf, bedah saraf, bedah tulang, bedah umum, mata, telinga hidung tenggorokan (THT), serta patologi klinik.

Selain pelayanan pemeriksaan dan pengobatan, kegiatan juga diisi dengan penyuluhan kesehatan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat.

Aksi sosial lainnya diwujudkan melalui kegiatan donor darah yang bertujuan membantu memperkuat ketersediaan stok darah di rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan pasien yang memerlukan transfusi.

Rangkaian pelayanan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kehadiran tenaga medis dan dokter spesialis di Kecamatan Bokat menjadi kesempatan berharga bagi warga untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke fasilitas kesehatan lainnya.

Pemerintah Kabupaten Buol melalui Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada IDI Wilayah Sulawesi Tengah serta IDI Cabang Buol atas terselenggaranya kegiatan bakti sosial kesehatan tersebut.

Menurut pemerintah daerah, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi positif antara organisasi profesi kesehatan dan pemerintah dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Pelaksanaan pemeriksaan dan pengobatan gratis ini juga dinilai sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yakni Berani Sehat.

Kesehatan merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, unggul, dan produktif. Masyarakat yang sehat akan memiliki kesempatan lebih besar untuk bekerja, berkarya, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Pemilihan Kecamatan Bokat sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan tahun ini juga merupakan bagian dari komitmen pelayanan kesehatan secara bergiliran di berbagai kecamatan di Kabupaten Buol.

Dengan pola pelayanan tersebut, manfaat kegiatan sosial kesehatan diharapkan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi dapat menjangkau masyarakat hingga ke berbagai wilayah kecamatan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah sekaligus Ketua IDI Wilayah Sulawesi Tengah, Dr. dr. Reni A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., hadir secara langsung memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi rangkaian kegiatan bakti sosial kesehatan tersebut.

Dalam arahannya, Dr. Reni menekankan pentingnya memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan, termasuk bagi warga yang menghadapi kendala administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan.

Ia menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tidak ragu mendatangi fasilitas kesehatan ketika membutuhkan pelayanan medis.

“Bagi masyarakat yang kartu BPJS Kesehatan-nya tidak aktif, tidak perlu khawatir atau repot membayar iuran terlebih dahulu. Cukup bawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) Anda dan langsung datangi fasilitas kesehatan untuk dilayani,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi perhatian penting karena masih terdapat masyarakat yang khawatir mengakses fasilitas kesehatan akibat kendala administrasi kepesertaan.

Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk mengonfirmasi ketentuan pelayanan dan mekanisme pembiayaan kepada fasilitas kesehatan agar memperoleh informasi yang sesuai dengan kondisi kepesertaannya.

Lebih lanjut, Dr. Reni menegaskan bahwa kesehatan fisik merupakan modal penting bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dan meningkatkan produktivitas.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelayanan kesehatan dan pendidikan yang memadai.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Reni juga menyinggung pentingnya sinergi berbagai program pemerintah, termasuk program Berani Cerdas yang menjadi salah satu pilar pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Buol perlu terus diperkuat agar berbagai program pelayanan publik dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Sinergi lintas sektor, termasuk keterlibatan organisasi profesi seperti IDI, dinilai memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah, terutama pada sektor kesehatan dan peningkatan kualitas SDM.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, IDI tidak hanya menjalankan peran sebagai organisasi profesi kedokteran, tetapi juga menunjukkan tanggung jawab sosial dalam mendukung pemerataan pelayanan kesehatan.

Penyelenggaraan bakti sosial kesehatan di Kecamatan Bokat menjadi bukti bahwa kolaborasi antara tenaga medis, organisasi profesi, dan pemerintah dapat menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Selain membantu warga memperoleh pemeriksaan dan pengobatan, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini, pencegahan penyakit, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Melalui momentum peringatan HUT IDI, semangat pengabdian para dokter diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari upaya bersama membangun masyarakat yang sehat, mandiri, dan produktif.

Dengan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Kabupaten Buol, IDI, serta seluruh tenaga kesehatan, komitmen mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas di Kabupaten Buol diharapkan semakin kuat.

Sehat masyarakatnya, kuat sumber daya manusianya, dan semakin maju daerahnya.

Redaksi

Example 468x60
Example 468x60
Example 120x600
banner 325x300